Site icon Ujung Jari

Kapolres Gowa Wanti-wanti Pebalap Liar dan Pemain Petasan Selama Ramadan Akan Diproses Hukum

 

GOWA, UJUNGJARI — Hari ini Senin (6/5/2019) terhitung satu Ramadan 1440 Hijriyah. Karena itu, Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga pun mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk tidak melakukan sejumlah kegiatan yang dapat mengganggu ketenangan masyarakat menjalankan ibadah dengan main petasan maupun melakukan aksi balap liar di jalan raya.

“Kami himbau kepada masyarakat, terkhusus bagi para pemuda agar tidak melakukan aksi balap liar dan membunyikan petasan selama bulan Ramadan ini,” tandas AKBP Shinto Silitonga, Minggu (5/5/2019) pagi.

Kapolres mengatakan, momen bulan suci Ramadan ini diharapkan dapat dilalui masyarakat dengan aman dan damai, khususnya dalam menjalankan ibadah puasa tanpa diwarnai dengan letusan petasan dan balapan liar, maupun kejahatan-kejahatan lainnya.

“Bunyi-bunyian petasan dan balap liar sangat mengganggu kekhusyukan dalam beribadah, bahkan dapat menimbulkan kerugian moril dan materiil seperti kebakaran misalnya. Untuk itu, kami imbau masyarakat agar tidak melakukan hal-hal serupa, dan lebih baik memanfaatkan momen bulan suci Ramadan ini untuk lebih mendekatkan diri kepada Tuhan,” seru Kapolres Gowa.

Perwira lulusan Akpol 1999 yang telah melewati kali kedua Ramadan sebagai Kapolres Gowa ini pun menegaskan bahwa pihaknya tidak akan segan-segan melakukan tindakan tegas hukum apabila menemui hal-hal serupa, yang dapat mengganggu kamtibmas selama Ramadan.

“Kalau sudah diperingati dan masih ada yang balapan maupun main petasan maka kami akan proses hukum,” tandas kapolres.

Masyarakat juga diminta untuk ikut berpartisipasi menjaga kamtibmas, dalam mempersempit ruang gerak pelaku yang hendak melakukan kejahatan dengan senantiasa meningkatkan kewaspadaan.

“Intinya, masyarakat agar senantiasa tetap waspada, khususnya apabila hendak berpergian untuk beribadah, agar menjaga keselamatan diri, begitu pun dengan keamanan kendaraan bermotor yang digunakan, serta kondisi rumah agar dipastikan terkunci dengan baik saat ditinggalkan dalam keadaan kosong,” tambah Shinto.

Orang nomor satu di jajaran Polres Gowa ini pun memastikan bahwa pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin dalam mencegah terjadinya gangguan kamtibmas, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah di bulan suci Ramadan dengan khusyuk dan penuh rasa aman dan nyaman. (saribulan)

Exit mobile version