ENREKANG,UJUNGJARI–Proyek pembangunan Perpustakaan yang menggunakan APBN 2018 sebesar Rp10,24 miliar di Kabupaten Enrekang,sudah masuk tahap pondasi sumuran dengan masa konrak pelaksanaan selama 237 hari berahir 28 Desember 2019 tahun ini.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kegiatan Gedung Layanan Perpustakaan,Aris Amin mengatakan hingga memasuki meinggu ke dua bagunan yang akan berlantai 4 tersebut masi sesui rencana.Saat ini masi dalam tahap struktur pondasi sumuran.
“Memasuki minggu kedua,kegiatan bagunan sudah tahap pondasi sumuran,”kata Aris Amin kepada BKM,Selasa (3/7).
Menurutnya,dari 21 titik pondasi sumuran yang akan dibangun,sudah 17 titik yang sudah terpasang,”Insya Allah pekerjaan ini rampung sesui dengan konrak yang berahir Desember 2019,”janji Amin.
Sebelumnya Bupati Enrekang,Muslimin Bando mengatakan,Perpustakaan Nasional RI akan menggelontarkan dana APBN 2018 sebesar Rp 10 miliar untuk membangun kantor Perpustakaan Umum Daerah di Kabupaten Enrekang.
Bupati Enrekang, Muslimin Bando usai melakukan pertemuan dengan Kepala Perpusnas RI, Syarif Bando di Jakarta baru-baru ini mengatakan pembangunan perpustakaan umum di Enrekang sudah saatnya dilakukan.
“Perpusnas RI menjanjjkan kita mengalokasikan anggaran Rp 10 miliar untuk pembangunan perpustakaan di Enrekang,”ujar Muslimin Bando di Kantor Bupati Enrekang, kemarin.
Menurutnya, Kepala Perpusnas RI, Syarif Bando sudah bertemu dengan konsultan dan PPK yang akan menangani pembangunan gedung tersebut.
Selain di Enrekang, ada lima perpustakaan yang akan di bangun di Indonesia dengan dana yang sama. “Bukan hanya di Enrekang tapi ada lagi lima perpustakaan yang akan dibangun di daerah lain,”ungkapnya. (suherman karim)
