Site icon Ujung Jari

200 Penyuluh Pertanian dari 9 Daerah Hadiri Seminar di Soppeng

SOPPENG, UJUNGJARI.COM — Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Soppeng gelar seminar nasional Bertemakan “Kapasitas penyuluh pertanian dalam menghadapi era digital 4.0 melalui implementasi dupak (daftar usulan penilaian angka kredit) online.

Kegiatan ini digelar di Ballroom Triple 8 The Riverside Watansoppeng di Jalan Lompo Kelurahan Lemba, Kecamatan Lalabata, Kamis (10/10/2019).

Ketua Panitia DR. Muhammad Nurfattah, SP, MSI dalam laporannya mengatakan, daftar usulan penilaian angka kredit (dupak) online merupakan tuntutan era revolusi Industri 4,0 atau era digitalisasi, dan setelah nerlakunya dupak online maka secara otomatis pengusulan dupak yang selama ini menggunakan manual maka beralih ke sistem online.

Konsekuensi dari dupak online ini adalah Penyuluhan pertanian wajib menggunakan dan menguasai IT
Kedisiplinan dalam pengusulan dupak setiap priode Kualitas pembuatan angka kredit Dampak dari dupak online adalah beberapa penyuluhan pertanian di bebas tugaskan menjadi penyuluh pertanian karena tidak mampu mencukupi kredit yang di persyaratan kata Panitia.

Sementara itu Aisisten ll Perekonomian pembangunan dan kesejahteraan rakyat
Firman Mengantakan, Seiring perkembangan teknologi digital berbasis internet keberadaan ketenagaan penyuluhan menjadi tantangan bagi sektor pertanian.

Penyuluhan pertanian bertindak sebagai fasilitator dalam pemberdayaan petani sehingga harus memiliki kompetensi dalam pengelolaan penyuluhan pertanian berbasis teknologi digital Kata Firman

“Penyuluhan pertanian sebagai ujung tombak di lapangan dengan wilayah binaan sebanyak 956 kelompok tani yang tergabung dalam 71 Gapoktan dengan luas areal persawahan sebanyak 29.124.86 Ha yang di sebar di 70 desa / kelurahan mempunyai peran yang cukup penting dalam peningkatan produksi dan produktivitas pertanian di Kabupaten Soppeng, sehingga dibutuhkan peningkatan wawasan, keterampilan dan skill yang mumpuni dan profesional,”jelas Kadis.

Lanjut Firman seminar nasional ini merupakan salah satu bentuk strategi dan arah kebijakan pemerintah Daerah dalam mewujudkan visinya yaitu Pemerintah yang melayani dan lebih baik dimana pemerintah itu tidak hadir untuk di layani tetapi untuk melayani sehingga tercipta kondisi peningkatan kinerja pelayanan publik dalam pemenuhan kebutuhan petani dan kemajuan pertanian serta tata kelola pemerintahan yang lebih baik,”imbuh Firman.

Hadir pada acara tersebut Kadis Tanaman Pangan, Hortikultura Perkebunan dan Ketahanan Pangan kabupaten Soppeng, para penyuluhan pertanian dari Kabupaten Soppeng, Pangkep, Barru, Sidrap, Pare-Pare, Pinrang, Enrekang, Bone, Bulukumba yang berjumlah 200 orang dengan menghadirkan dua Narasumber yakni Welly nugraha ST.MM selaku kepala Subbidang Ketenagaan Penyuluh BPPSDMP Kementerian Pertanian RI dan  Rusman Sos. MSi selaku Kabid Mutasi, Promosi dan Penilaian Kinerja Aparatur BKPSDM Kabupaten Soppeng. (*)

Exit mobile version