Site icon Ujung Jari

Dinas PPPA Gelar Pelatihan Kelompok Lanjut Usia

GOWA, UJUNGJARI.COM — Lanjut usia (lansia) adalah saat dimana seorang manusia sudah berada pada batas usia tidak produktif lagi. Secara fisik dan secara pemikiran, kondisinya tidak bisa lagi bekerja. Namun perlu dipahami di batas usia itu seorang manusia masih saja memiliki kiprah dalam hidupnya. 

Lanjut usia itu jangan disinonimkan bahwa masa dimana sama sekali tidak bisa lagi berbuat.

“Persepsi itu ada salah dan benarnya namun secara positif lansia itu masih bisa bermanfaat bagi masyarakat. Bukan hanya dari segi keterampilan yang mungkin dikuasai seperti anyaman, sulaman atau lainnya tapi buah pikirannya pun masih bisa dimanfaatkan. Lansia yang berumur diatas 75 tahun itu mungkin sudah tidak bisa dimanfaatkan buah pikirannya namun lansia yang berada pada kisaran usia 60 hingga 70 itu masih bisa,” kata Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Gowa Khawaidah Alham, Selasa (3/12/2019).

Khawaidah mengatakan guna mengoptimalkan peran para lansia, pihaknya menggelar pelatihan kelompok perempuan lansia yang dihelat sehari Rabu (27/11/2019) lalu di Grand Imawan Makassar.

“Iya kami telah lakukan pelatihan bagi kelompok perempuan lanjut usia. Jadi mereka kita latih untuk membuat berbagai keterampilan sesuai hobynya,” jelas Khawaidah.

Menurut Khawaidah para lansia ini diberikan pelatihan agar mereka mampu menerapkan kesukaan mereka atau menyalurkan hoby mereka semisal menganyam, menyulam atau keterampilan lainnya.

” Ini semata-mata agar para lansia tidak fakum di masa tuanya. Mereka ada kesibukan yang tidak sampai melelahkan. Intinya lansia diberi kegiatan untuk membuat dia tidak stress saja di masa tuanya dengan mengisi kegiatan-kegiatan bermanfaat,” tambah kadis.

Terpisah, Ketua Lansia Gowa Hj Zaenab Mapparessa mengatakan, perempuan lansia yang ada di Gowa memiliki peradaban yang unggul. Meski usianya lanjut namun kreatifitasnya dalam kehidupannya sehari-hari masih bisa menghasilkan.

” Karena itu lansia perlu terus dibina agar keberadaannya bisa bermanfaat lebih baik lagi baik bagi orang lain terlebih bagi dirinya sendiri,” ucap Zaenab Mapparessa. (sari)

Exit mobile version