ikut bergabung

Kejari Takalar Diduga Intervensi Pembayaran Proyek Jalan Beton

Sulsel

Kejari Takalar Diduga Intervensi Pembayaran Proyek Jalan Beton

 

TAKALAR, UJUNGJARI-Setelah PPK proyek peningkatan jalan beton gagal memaksa sejumlah pihak untuk menanda tangani termin pencairan tahap dua senilai Rp 21 miliar, kini giliran Kejaksaan Negeri Takalar yang diduga akan melakukan intervensi terhadap pihak pihak yang bersikeras menanda tangani berkas pencairan.

Dugaan akan melakukan intervensi mengemuka setelah sejumlah pejabat dari Dinas Pekerjaan Umum (DPU) mulai dari Plt Kepala Dinas PU, Nazruddin Azis, Kepala bidang Bina Marga, Asraruddin Rukka dan PPK Abdul Wahab berkumpul di salah satu ruangan di kantor Kejari Takalar.

“Ada dugaan APH yang akan mengintervensi pihak pihak terkait untuk memerintahkan agar anggaran jalan beton yang tersisa Rp 21 miliar segera dicairkan sebelum jatuh tempo. Jika intervensi itu benar akan ditempuh, tentu ini menjadi presedent buruk bagi penegakan hukum, karena proyek tersebut tidak sesuai bestek,” Kata H Imran Tola, salah seorang penggiat anti korupsi di Kabupaten Takalar, Selasa (3/12/2019).

Dari pantauan Harian Berita Kota Makasar, setelah melakukan pertemuan selama kurang lebih tiga jam lamanya antara pihak Kejaksaan dan pihak Dinas PU Takalar, kedua belah pihak bergeser ke mantor Bupati Takalar menggunakan dua unit kendaraan milik kejaksaan untuk menemui Bupati Takalar, H Syamsari Kitta.

“Bupati belum bisa ditemui karena lagi ada tamunya dari Kejaksaan,” Kata staf Bupati Takalar, Senin Sore (2/12/2019).

Sementara Kajari Takalar, Syafril SH yang berusaha dikonfirmasi via Ponselnya enggan memberi keterangan perihal langkah dirinya mengumpulkan sejumlah pejabat Dinas PU Takalar. Konfirmasi yang dilayangkan via WhatsApp tersampaikan namun sama sekali tidak direspon.(ari irawan)

Komentar Anda

Comments

Berita lainnya Sulsel

To Top