Site icon Ujung Jari

Luar Biasa! Warga Bontoa Hibahkan Lahannya Untuk Pembuatan Akses Jalan Alternatif

MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Sebuah pemikiran dan keputusan yang baik dan mulia, untuk kepentingan masyarakat umum, H Hanaping (58) warga Bontoa kelurahan Parangloe, kecamatan Tamalanrea, Makassar, dengan ikhlas menghibahkan lahannya untuk pembuatan akses jalan alternatif di daerah itu.

Lahan yang dihibahkan itu berupa potongan empang seluas 4 x 70 meter, yang berada di lingkungan RT 1 RW 2 Biringje’ne Bontoa Selatan, keluarahan Parangloe.

Lokasi tersebut atas nama Hj Mahalang, yang tak lain adalah istri dari H Hanaping.

Lurah Parangloe Akbar Husain mengapresiasi H Hanaping yang telah menghibahkan lahannya untuk kepentingan umum (Pembuatan jalan alternarif). Apalagi mereka melepas atau menghibahkan lokasinya tanpa berharap dan meminta ganti.

“Dulu itu, pabrik gula Makassar Tene mau bebaskan lokasi yang dimaksud. Makassar Tene mau beli lokasinya H Hanaping untuk pembuatan jalan. Tapi mereka tidak mau. Nanti setelah saya masuk, dan melobi H Hanaping, baru dia mau melepas tanpa ganti rugi,” kata Lurah Akbar Husain.

Akbar menjelaskan bahwa, lokasi H Hanaping itu memang sudah lama diminta oleh Makassar Tene, namun baru sekarang dia mau memberikan lokasinya untuk pembuatan akses jalan alternatif.

“Lahan itu untuk pembuatan akses jalan alternatif dari Bontoa Selatan tembus ke Makassar Tene. Jika jalan alternatif itu tembus ke Makassar Tene, tentu tidak ada lagi warga yang melanggar atau melawan arus di Tol Parangloe. Selain itu, akses warga Bontoa ke jalan baru lingkar barat ke poros Perintis Kemerdekaan semakin mudah,” pungkasnya.

“Kita patut mengapresiasi dan berterima kasih kepada warga yang telah menghibahkan lahannya untuk kemaslahatan orang banyak. Terus terang, jarang sekali itu orang mau memberikan lahannya tanpa dibayar atau di ganti rugi. Apalagi nilai harga tanah saat ini cukup tinggi,” ketus Akbar Husain.  (drw)

Exit mobile version