PANGKEP, UJUNGJARI–Bupati Pangkep, Syamsuddin Hamid , melakukan panen udang vannamie di kawasan pertambakan di Kampung Solo di kecamatan Pangkajene, Selasa(10/12). Selama ini Udang vanamie merupakan salah satu komoditi ekspor andalan Kabupaten Pangkep.
Jenis udang putih ini sedang digandrungi para petambak untuk dibudidayakan diberbagai wilayah di Indonesia, termasuk di Pangkep. Udang ini selain menjadi komoditi ekspor juga banyak digemari oleh warga lokal.
Bupati Syamsuddin saat melakukan panen udang vanamae di kampung menjelasakan jika Pangkep memiliki sejarah dengan udang vanamae. Sebelumnya, petani umumnya melakukan budidaya udang ini, namun belakangan karena harganya yang merosot sehingga kurang diminati oleh masyarakat.
Sementara itu Kadis Perikanan, Ny. Hj. Andi Farida, menyatakan budidaya udang vanamae yang dikembangkan saat ini merupakan bantuan dari Bank Indonesia. Selain itu, pihak BI juga memberikan bantuan bibit dan pakan.
” Harapan kami, dengan percontohan ini, gairah budidaya udang vanamae di wilayah ini semakin membaik. Apalagi sudah memiliki akses pemasaran . Budidaya udang vanamae bisa mencapai 8 ton per hektar.
Sedangkan pihak PT Bogatama Marinusa Makassar, melaui Direktur utama perusahaan tersebut, Jumeri , menjelaskan jika sebagai perusahaan ekspor udang yang dikelolanya mampu menampung hasil komoditi yang dilakukan petani tambak di Pangkep.
” Untuk pemasaran, jangan khawatir, kami akan tampung dengan harga yang sesuai dengann pasaran,'” ujar Jumeri.(udi)