GOWA, UJUNGJARI.COM — Hari ketiga pelaksanaan seleksi kompetensi dasar (SKD) calon aparatur sipil negara (CASN), Senin (3/2/2020) tetap berlangsung ketat.
1.500 orang peserta usai registrasi di panitia di halaman parkir kantor Pemkab Gowa, dan menjalani ujian berdasarkan sesinya (masing-masing lima sesi per dua jam dan per sesi 300 orang) tak luput dari pemeriksaan. Mulai dari ponsel, headset, dompet, uang, gelang, jam tangan, emas hingga jepitan rambut sekalipun tak luput.
Tak satupun barang yang bisa dibawa masuk oleh peserta selain kartu tes dan selembar kertas kosong untuk cakaran soal hitungan. Scan body tetap dilakukan untuk peserta perempuan dan lakilaki.
Di hari ketiga ini, total peserta yang ikut seleksi 1.500 orang. Dan untuk hari keempat jumlah pesertanya dan sesinya berkurang. Untuk hari keempat besok tersisa 995 orang dan sisa empat sesi. Untuk sesi pertama, kedua dan ketiga masing-masing 300 orang dan sesi empat sisa 95 orang.
Arham, Kasubid Formasi dan Pengadaan Pegawai pada BKPSDM Gowa ditemui di sela pemeriksaan peserta seleksi, Senin sore mengatakan secara keseluruhan jumlah peserta seleksi CASN 2020 ini 5.495 orang dengan kuota formasi sebanyak 138 formasi.
Hari ketiga ini kata Arham, jumlah peserta yang ikut seleksi tetap 1.500 orang. Di hari pertama dan kedua juga masing-masing 1.500 orang. Sementara untuk hari keempat Selasa (4/2/2020) sisa 995 orang.
” Pelaksanaan seleksi ini sejak hari pertama hingga hari ketiga berjalan aman lancar dan tertib. Semoga besok hari terakhir seleksi tetap berjalan lancar,” kata Arham.
Salah seorang peserta bernama Ita asal Sungguminasa mengatakan dirinya cukup tegang mengikuti ujian sesi keempat di hari ketiga.
“Ketat sekali memang. Itu jepitanku disimpan tidak boleh dipake masuk ruangan seleksi,” kata Ita.
Namun Ita sedikit gembira lantaran passing gradenya setelah dia lihat di monitor panitia terpenuhi. Nilainya 310.
“Alhamdulillah kak, semoga saya bisa masuk kasian karena passing grade ku di atas tiga ratusan ji,” kata Ita. (sari)
