BULUKUMBA, UJUNGJARI.COM — Perhitungan perolehan suara pemilihan kepala desa (Pilkades) di Desa Gunturu, Kecamatan Herlang sudah selesai, Kamis (5/3/2020) kemarin. Perhitungan suara dimulai pukul 16.30 hingga 20.44 Wita.
Sesuai laporan Ketua Panitia Pilkades Gunturu, Nawaling data perolehan suara cakades yang tertinggi diraih oleh cakades nomor urut 5, A Muliady Mallehangan dengan raihan 837 suara.
Nawaling mengapresiasi para cakades dan segenap elemen masyarakat Gunturu atas pelaksanaan Pilkades secara damai dan demokratis.
” Alhamdulillah pelaksanaan Pilkades mulai dari tahapan pendaftaran sampai dengan pemungutan dan penghitungan suara berjalan lancar dan aman berkat komitmen bersama calon kepala desa dan para pendukungnya, siapapun yang terpilih maka itulah yang terbaik untuk desa Gunturu, dan kita semua adalah bersaudara,” kata Nawaling.
Cakades peraih suara terbanyak, A Muliady Mallehangan pun menyampaikan terima kasihnya kepada segenap masyarakat Gunturu atas amanah yang diberikan kepadanya memimpin Desa Gunturu lima tahun ke depan.
” Alhamdulillah, terima kasih atas kepercayaan ta, dukungan dan pilihan ta, dan insha Allah kita semua akan bahu membahu mewujudkan Gunturu yang lebih baik lagi,” kata A Muliady Mallehangan.
Dia mengatakan, Gunturu milik bersama dan seyogyanya semua warga harus bekerjasama membangun Desa Gunturu agar bisa bersaing dengan desa lainnya.
” Yang tak kalah pentingnya bahwa perbedaan pilihan kita sikapi secara positif dalam berdemokrasi, kita semua adalah bersaudara, wajib hukumnya menjaga tali persaudaraan. Dan saya siap mewakafkan jiwa dan raga saya untuk membangun dan mengembangkan Gunturu lebih maju, mandiri dan bermartabat. Tugas menjalangkan pemerintahan dan pelayanan di Gunturu terlaksana dengan baik. Saya juga mengharapkan partisipasi aktif masyarakat dengan muatan positif mendukung program, kegiatan, kebijakan serta aturan yang telah ditetapkan,” katanya.
Adapun menjadi penekanan, langkah awal yang akan dilakukan A Muliady Mallehangan adalah bertumpu pada pembangunan infrastruktur di Desa Gunturu dan berbagai layanan mendasar yang dibutuhkan masyarakat.
“Tidak ada usaha yang sia sia. Percaya, meski dilalui dengan sulit namun hanya sesaat dan akan terbayar dengan kebahagiaan. Terus berusaha hingga kita menjadi berguna bagi orang banyak,” tambahnya.
