Site icon Ujung Jari

Pengurus PGRI Maros Silaturahmi dengan Wabup Maros

 

MAROS, UJUNGJARI–Usai dikukuhkan beberapa bulan lalu, segenap pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Maros Periode 2019-2024 beraudiensi dengan Wakil Bupati Maros, HA Harmil Matotorang, di ruang kerja wakil Bupati, Kamis, (12-03-2020).

Ketua PGRI Maros, Andi Patiroi mengatakan audiensi yang dilakukan untuk menyampaikan struktur kepengurusan PGRI yang baru dan rencana program dan kegiatan kepengurusan PGRI yang baru kepada wakil Bupati.

“Selama ini PGRI sedang melaksanakan kegiatan dan ada beberapa program yang disampaikan kepada wakil Bupati,” ujarnya di sela audiensi.

Menurutnya selama ini PGRI Maros sudah aktif melaksanakan beberapa kegiatan, di antaranya pemilihan pengurus PGRI ditingkat kecamatan dan beberapa kegiatan lainnya.

Sementara itu wakil Bupati HA Harmil Mattotorang menyambut positif langkah yang ditempuh PGRI Maros yang mengedepankan koordinasi dalam setiap kegiatan organisasi.

“Memang membangun pendidikan harus dilakukan secara integral tidak bisa parsial, dan ini terlihat dari struktur internal PGRI yang sudah hampir mencakup seluruh komponen pendidikan,” ujar Harmil.

Ditambahkan Harmil, organisasi PGRI adalah organisasi besar dan kekompakannya sangat luar biasa, hal ini kami liat saat pembukaan Por PGRI di Mallawa dan Tanralili telah dihadiri ribuan anggota PGRI sehingga kami berkesimpulan bahwa kekompakan anggota PGRI dalam membesarkan organisasinya sangat luar biasa.”Organisasi PRGI sangat luar biasa karena persatuannya sudah tidak diragukan lagi.” kata Harmil.

Dengan demikian wabub berharap para pengurus PGRI yang baru terpilih kami ucapakan selamat mudah mudahan para pengurus PGRI dapat mengembang amanah khususnya pada peningkatan mutuh pendidikan di kabupaten Maros.” Kami berharap anggota dan pengurus PGRI yang sudah terpilih memiliki program baru khususnya pada peningkatan mutuh pendidikan.” harap Wabub.

Selain itu Wabub berharap, saat ini kabupaten Maros akan melaksanakan pesta demokrasi yaitu pemilihan bupati dan wakili bupati, sehingga PGRI sebagai organisasi besar dan sebagian besar anggotanya adalah ASN agar jangan terlibat politik praktis.
Jangan ada yang mencoba coba menjadi tim kampanye atau mempengaruhi orang untuk memilih salah satu calon. Sebaikanya PGRI netral namun secara ptibadi pililah calon yang sesuai hati nuranimu karena ASN sama sekali tidak dibolehkan terlibat politik praktis.
Pada audiensi tersebut, turut didampingi kepala Kesatuan bangsa Matoaden. (*)

Exit mobile version