Site icon Ujung Jari

Ijtima se-Asia Pakkatto Tunda Kegiatan, Wagub: Kita Kawal Ketat Pemulangannya

MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Ditengah polemik acara Ijtima yang berlangsung di Pakkatto, Gowa, Wagub Andi Sudirman sejak awal telah mengingatkan untuk ditunda.

Dalam beberapa kali koordinasi Forkopimda telah menghasilkan keputusan untuk meminta panitia untuk menunda kegiatan perihal antisipasi penyebaran virus Corona.

Ternyata dalam perjalanan nya peserta tetap berdatangan meski sudah edaran soal penundaannya. Wakil Gubernur Sulsel berbicara dengan Bupati Gowa terkait sterilisasi, pengawalan tim medis serta pendekatan untuk memulangkan para peserta Ijtima se-Asia tersebut.

Sejak semalam juga Wagub telah berkomunikasi dengan Kapolda Sulsel agar dilakukan pengawalan ketat keluar masuk hingga memulangkan peserta Ijtima tersebut.

“Jauh sebelumnya sudah dilakukan upaya penundaan kegiatan tapi pada hari menjelang pelaksanaan memang sudah ada tiba di lokasi. Kami sudah berkoordinasi dengan Kapolda dan Pemda dalam hal ini Bupati Gowa untuk melakukan pengawalan ketat, sterilisasi hingga pemulangan peserta tanpa interaksi dengan warga sampai di bandara dan pelabuhan pemberangkatan kembali ke daerah masing masing,” ungkapnya.

Lanjut Wagub Sulsel, bahwa upaya pemulangan melibatkan pengawalan dan pengawasan dari pihak pemerintah daerah.

Upaya pemulangan dilakukan dengan pengawalan menuju Bandara, Pelabuhan maupun Terminal agar peserta dari berbagai daerah diberi pelayanan maksimal.

Pemerintah daerah juga telah melibatkan tim kesehatan untuk melakukan pemantauan dilapangan.

Upaya Penanganan dan pencegahan kemungkinan penyebaran penyebaran covid 19 tetap prosedur pemerintah dgn mengikuti standar WHO.

Bupati Gowa sudah mengkonfirmasi terakhir bahwa mereka telah sepakat untuk menunda kegiatan “Alhamdulillah sudah disepakati untuk menunda dan tetap dikawal hingga tempat pemberangkatan baik pelabuhan maupun bandara Hasanuddin,” ujarnya.

Intinya segala upaya penanganan kegiatan untuk meminimalisir dampak, mulai dari fasilitas, akomodasi dan segala kebutuhan lainnya, diupayakan oleh pemerintah daerah bekerja sama dengan banyak pihak.

Pengawalan untuk pemulangan akan dilakukan segera, secara ketat dan bertahap dengan mempertimbangkan kesiapan angkutan udara, laut dan darat. (rahma)

Exit mobile version