UJUNGJARI, TAKALAR-Masyarakat dusun Kato’ nokang, desa Bontokanang, kecamatan Galesong Selatan yang resah terhadap keberadaan tambang galian C diwilayahnya terpaksa menutup paksa aktivitas penambangan dengan bentuk memblokir akses jalan kearea tambang.
Akibatnya sejumlah truk pengangkut material tambang tidak bisa keluar lokasi, aksi pemblokiran jalan mereka lakukan sebagai bentuk protes karena pihak terkait dan pengelola tambang tidak menghiraukan keluh kesah warga sekitar.
” Kami memblokir akses jalan, karena pengelola tambang keras kepala tidak mau menghentikan aktivitasnya, padahal sudah berkali kali ditegur agar tambang itu dihentikan,” Kata Dg Sibali warga dusun Kato’ nokang, Selasa (24/3/2020).
Aksi pemblokiran akses jalan menuju lokasi tambang terhenti, setelah pihak kepolisian sektor Galesong Selatan tiba dilokasi menenangkan suasana, melalui koordinasi dan negosiasi antara penambang dan masyarakat akses jalan kembali dibuka.
Polsek Galesong Selatan melalui kepala SPKT II Aiptu Nursalim membenarkan kejadian tersebut dan mengatakan kondisi diarea tambang sudah kondusif karena keinginan masyarakat menutup area tambang disetujui oleh sejumlah pihak termasuk para pengelola tambang.
” Setelah ada kesepakatan, pukul 18.00 wita, warga kembali membuka jalan dan sejumlah truk yang telah terisi material berhasil keluar, termasuk alat excavator di tarik keluar dari lokasi tambang, warga pun membubarkan diri, situasi aman dan terkendali,” Jelas Aiptu Nursalim. (Ari Irawan)
