GOWA, UJUNGJARI.COM — Unit Pengelola Teknis Balai Latihan Kerja (UPT BLK) Kabupaten Gowa kini mengumpulkan masker-masker untuk disumbangkan secara gratis kepada masyarakat maupun kepada tim tenaga kesehatan yang menangani covid-19.
Masker-masker itu merupakan hasil karya para alumni bidang jahit BLK Gowa. Rencananya para alumni ini akan mengumpulkan 1.000 lembar masker dan akan dibagikan gratis nanti.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Gowa Salehuddin Bachtiar kepada ujungjari.com, Jumat (27/3/2020) mengatakan, aksi para alumni BLK ini sebagai bentuk kepedulian dalam mendukung gerakan stop penyebaran virus corona atau covid-19 di Kabupaten Gowa.
” Saat ini kebutuhan alat pelindung diri (APD) bagi masyarakat terlebih bagi para tenaga kesehatan yang menangani secara langsung para pasien baik ODP, PDP hingga yang positif covid sangatlah membutuhkan APD. Nah kami yang membawahi BLK yang memiliki bidang latih jahit menjahit sangat terpanggil untuk turut memikirkan APD tersebut. Melalui para alumni peserta BLK, kami mengumpulkan masker untuk pelindung diri. Alhamdulillah sudah ada masker hasil jahitan para alumni yang masuk. Ini kita kumpulkan dan para alumni bidang jahit sementara membuat masker-masker tersebut,” kata Salehuddin.
Salehuddin pun berharap Senin depan masker-masker hasil buatan para alumni sudah masuk semua.
” Para alumni akan menjahit sekitar 1.000 lembar masker dan mulai Kamis kemarin sudah ada alumni yang menyerahkan hasil jahitan maskernya yang berbahan baku kain. Memang sih jauh dari standar layaknya masker yang dipergunakan oleh tenaga medis namun meski begitu kita berupaya membantu mengadakan masker penutup mulut dan hidung ini. Setidaknya bisa menghindarkan kita dari tebaran virus yang merebak saat ini. Apalagi kita tahu, paramedis tengah kesulitan masker, termasuk masyarakat umum,” jelas kadis.
Ditambahkannya, semoga masker hasil jahitan para alumni mencapai 1.000 lembar pada Senin nanti sehingga bisa langsung dibagikan secara gratis.
Untuk membantu bahan baku para alumni yang bekerja swadaya menjahit masker, maka Disnakertrans Gowa melalui BLK Gowa akan membagikan kain bahan masker untuk dijahit lagi.
” Insha Allah Rabu depan kita suplai para alumni untuk jahit masker lebih banyak lagi. Bahan kain ini merupakan bantuan BLK Makassar,” kata Salehuddin lagi.
Terpisah, Kepala UPT BLK Gowa Muchlis mengatakan, dalam dua hari ini sudah ada sekira 570 lembar masker yang diserahkan alumni.
” Rencana masker yang akan kota bagikan gratis ini sebanyak 1.000 lembar dan itu semua murni hasil kerja alumni kami. Masker ini terbuat dari kain yang bisa dicuci dan bisa dipakai ulang. Masker ini dijahit oleh beberapa alumni BLK kejuruan menjahit yang sudah mandiri dan berwirausaha. Jadi pengadaan masker ini atas partisipasi swadaya beberapa alumni bersama BLK Gowa Disnakertrans,” kata Muchlis.
Salah seorang alumni Kejuruan Menjahit BLK Gowa, Nirmala yang dimintai komentarnya terkait pembuatan masker untuk didonasikan kepada masyarakat mengatakan sangat bangga bisa berbuat untuk daerah Gowa yang dicintainya.
” Ini salah satu kerja amal yang kami lakukan. Alhamdulillah kami akan menyiapkan masker-masker ini dengan harapan membantu masyarakat dan tenaga medis agar sedapat mungkin terhindar dari penyebaran corona yang sedang melanda daerah kami. Kami bangga bisa membantu pemerintah,” kata Nirmala, warga Kecamatan Bontomarannu. (sari)
