Site icon Ujung Jari

22.531 Pelanggan PLN di Maros Dibebaskan Bayar Listrik

MAROS, UJUNGJARI.COM — Kepala PT PLN (Persero) Rayon Maros akan menggeratiskan 22.531 pelanggan PLN yang berdaya 450 VA untuk tiga bulan kedepan digratiskan, dan memberikan discont 50 persen kepada13.207 pelanggan yang berdaya 900 VA yang ada di Maros.

Kepala Rayon PT PLN (Persero) Maros Ahmad Amirul Syarif pada wartawan mengatakan pemerintah akan membebaskan biaya untuk pelanggan listrik 450 VA selama tiga bulan ke depan dan bagi pelanggan listrik 900 VA akan mendapatkan keringanan berupa potongan harga sebesar 50 persen selama periode yang sama.

“Saat ini jumlah pelanggan PLN Maros memakai listrik 450 VA sekitar 22 ribuan dan 900 VA 13 ribuan pelanggan.” ujar Ahmad, Rabu (1/4/2020).

Menurutnya, ditengah kondisi seperti ini, yang terpenting adalah membantu masyarakat terutama warga yang tidak mampu agar tetap bisa menikmati listrik melalui keringanan dan penangguhan tarif listrik.

“Semoga penangguhan dan diskon ini juga dapat mendukung masyarakat untuk tetap dapat beraktifitas di rumah masing-masing, sehingga penyebaran virus corona di Maros dapat dihambat berkurang signifikan,” tuturnya.

Saat ini kata dia, PLN Maros juga tengah meyiapkan penghitungan kebijakan keringanan tarif listrik untuk pelanggan 450 VA dan 900 VA ini dan mudah mudahan satu dua hari ini sudah selesai hasil perhitunganya.

Salah seorang pelanggan PLN Maros St Saharia warga Perumahan Istiqama Mandai sangat bersyukur ada pembebasan pembayaran tagihan listerik selama tiga bulan kedepan kepada pelanggan 450 VA.

Karena selama ada kasus Covid 19 ini kami sudah tidak aktifitas lagi diluar untuk mencari nafka sebagai penjual telur di kompleks.

“Sudah dua minggu lebih kami di rumah hanya makan dan tidur saja, jualan kami dihentikan karena pelangan juga takut didatangi dengan alasan takut virus.” ujar Saharia.

Ditambahkan Saharia, selain listerik kami juga butuh bantuan makanan seperti beras dan minyak kelapa karena persiapan selama kami di rumah sudah hampir habis dimakan sekeluarga dan sudah tidak ada lagi pemasukan setiap hari karena hampir semua warga kompleks takut keluar alasan virus.

“Kami berharap jangan hanya listerik tapi bantulah kami juga ini sembako agar keluarga kami bisa bertahan hidup,” harapnya.   (Ari)

Exit mobile version