GOWA, UJUNGJARI.COM — Kesigapan personil pengamanan di lokasi pemakaman korban yang diduga terjangkit virus corona atau covid-19 terus ditingkatkan. Salah satunya adalah ketatnya penjagaan di area makam Pekuburan Umum milik Pemprov Sulsel yang telah ditunjuk secara resmi oleh Gubernur Sulsel sebagai tempat pemakaman para jenazah covid-19.
Pemantauan kondisi di area makam yang terletak di Jl Teratai Indah, Macanda, Kelurahan Samata, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa diperoleh data dari Kepolisian Resort (Polres) Gowa bahwa per Minggu (5/4/2020) pukul 13.00 Wiya ini sudah sebanyak 12 jenazah korban covid-19 telah dimakamkan dengan lancar dan aman.
Jenazah para korban covid-19 ini bukan hanya warga asal Kabupaten Gowa, tapi asal Makassar, hingga jenazah korban asal Tual, Maluku yang selama ini dirawat di Makassar.
Awalnya pemakaman ini diprotes para warga sekitarnya dengan alasan warga takut terimbas virus ganas tersebut. Hingga kemudian Polisi mengamankan lima warga yang dianggap sebagai provokator penolakan pemakaman para korban covid-19 di Macanda seperti terjadi empat hari lalu.
Sejak para petugas pengamanan mendirikan posko penjagaan di area Macanda, maka tidak ada lagi warga yang nekat memprotes.
Terpantau Minggu pagi kemarin, di saat jenazah ke-12 menuju lokasi pemakaman, para personel yang berjaga di pos-pos yang bentuk di kawasan Macanda dengan sigap menutup semua akses jalan bagi kendaraan lain untuk memasuki Jl Teratai Indah Macanda tersebut.
Personel yang disiagakan mengamankan lokasi pekuburan tersebut adalah gabungan aparat dari Kodim 1409, Polres Gowa, Batalyon Kav-10 Makassar, Satpol PP serta Brimob Polda Sulsel. Semua personel siaga di semua titik pengamanan.
Pukul 11.00 Wita, Minggu (5/4/2020) sebuah mobil ambulans diiringi kendaraan Tim Gugus Penanganan Covid-19 Dinkes Sulsel masuk ke area pemakaman dan dikawal personel lalulintas dari Ditlantas Polda Sulsel. Jenazah yang dikemas rapi dan steril dalam plastik dan peti jenazah diiringi tim kesehatan serta keluarga korban.
Proses pemakaman hanya berlangsung enam menit dilakukan para petugas kesehatan yang lengkap dengan pakaian APD nya. pemakaman usai pukul 11.30 Wita kemudian iring-iringan pengantar pun kembali ke Makassar. Selanjutnya masuk lagi satu ambulans dari Makassar membawa jenazah ke-12 yang langsung dimakamkan berikutnya.
” Saya selaku penanggung jawab kamtibmas di Kabupaten Gowa sangat bersyukur karena prosesi pemakaman terhadap 12 jenazah yang diduga terjangkit covid-19 hingga hari ini Minggu (5/4/2020) dapat selesai tanpa kendala. Kondisi pun berjalan aman dan kondusif,” ungkap Kapolres Gowa AKBP Boy FS Samola di Macanda usai apel pergeseran petugas pengamanan makam.
Boy pun berterima kasih dan mengapresiasi kerjasama dari semua pihak khususnya warga yang berdomisili di sekitar lokasi pemakaman yang turut mendukung pemakaman para korban.
Kapolres Gowa memang telah menegaskan bahwa jika masih ada warga yang protes dan menghalang-halangi proses pemakaman para jenazah korban covid-19, maka pihaknya akan menindak tegas,” tutup Boy.-
