Site icon Ujung Jari

Dugaan Perselingkuhan di Marbo, Jabatan Kades Banggae Diujung Tanduk

 

TAKALAR, UJUNGJARICOM-Jabatan kepala desa Banggae kini diujung tanduk dan terancam pemecatan oleh Bupati Takalar, hal tersebut memcuat setelah dugaan perselingkuhan yang melibatkan kepala desa Banggae MST bersama salah seorang perempuan berinisial JK terus menjadi buah bibir warga dusun Banngae, desa Banggae, kecamatan Mangngarabombang, Takalar.

Rencana pemecatan terhadap Kades Banggae mencuat setelah pihak BPD melayangkan surat pemecetan pada Bupati Takalar, H Syamsari Kitta, usai warga desa menggelar aksi unjuk rasa.

” Soal jabatan Kades Banggae kami serahkan sepenuhnya kepemerintah kabupaten Takalar karena secara administrasi kami telah melayangkan surat pemberhentian kades Banggae melalui Camat Mangngarabombang,” Kata ketua BPD Banggae, Faizal Sibali, Rabu (15/4/2020).

ketua BPD Banggae menambahkan bahwa dilayangkannya pengusulan pemberhentian Kades Banggae ditempuh untuk menghindari lumpuhnya pelayanan pemerintahan ditingkat didesa.

” Untuk menjamin pemerintahan tetap jalan, makanya kami mengusulkan pada Bupati untuk selanjutnya mengangkat pelaksana tugas kepala desa sementara sambil menunggu keputusan selanjutnya,” Jelas Faizal Sibali.

Sementara itu, Kepala desa Banggae, MST saat dikonfirmasi sekaitan kasus yang menimpa dirinya membantah keras telah melakukan perselingkuhan dengan perempuan berinisial JK dan mengatakan kedatangannya dirumah tersebut sebagai bentuk silatuhrahmi dengan warganya.

“‘ Tidak ada perselingkuhan, saya bertamu dirumah bersangkutan sebagai kades dengan masyarakat, dan saat digrebek oleh anak dan menantu, saya sedang makan, karena menghindari keributan saya sembunyi didalam kamar,”‘ Kata Sang Kades. (Ari Irawan)

Exit mobile version