GOWA, UJUNGJARI.COM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa menerima sejumlah bantuan pangan, alat pelindung diri (APD) berupa masker serta peralatan penyemprotan disinfektan dan hand sanitizer yang disuplai Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel.
Penyerahan bantuan ini dilakukan Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulsel Agustinus Appang dan diterima Sekkab Gowa Muchlis di posko induk Tim Gugus Penanganan Covid-19 Gpwa di Baruga Krg Galesong kantor Bupati Gowa, Rabu (14/4/2020) siang.
Bantuan ini diberikan Pemprov sebagai bentuk dukungan dalam penanganan virus corona atau covid-19.
Kadis Sosial Sulsel Agustinus Appang menyebutkan, bantuan pangan yang diberikan berupa beras 15 ton, mie instan 1.500 dos, minyak goreng 3.000 liter, telur 1.500 rak, dan gula pasir 3.250 kilogram. Kemudian tepung terigu 1.500 liter, ikan sarden 6.000 kaleng dan teh celup 1.500 dos.
Khusus untuk APD dan peralatan disinfektan menurut Agustinus sebanyak 15 buah dan sarung tangan karet 38 buah. Selanjutnya masker 583 lembar dan hand sanitizer 457 botol. Ada pula peralatan penyemprotan yang terdiri dari tangki semprot 5 buah dan cairan disinfektan 62 liter.
” Bantuan ini tentu tidak akan bisa menjangkau seluruh kebutuhan kita di tengah pandemi. Namun kita berharap ini menjadi bagian yang akan semakin menguatkan kita, dalam kondisi seperti ini kepedulian sangat diperlukan,” kata Agustinus.
Adanya kepedulian seperti ini diharapkan akan semakin memberikan spirit untuk terus menjalin kerjasama, hubungan yang harmonis agar bisa terus bersama-sama menghadapi pandemi Covid-19 ini.
Kadis Sosial Sulsel pun berharap seluruh bantuan tersebut dapat didistribusikan dengan sebaik-baiknya dan tepat sasaran.
” Kita harap distribusinya bisa bagus dan tepat sasaran. Kami juga berharap pemerintah bisa melakukan dokumentasi administrasi yang bagus,” harap Agustinus.
Sementara Sekkab Gowa Muchlis sangat berterima kasih karena bantuan ini akan menjadi penyemangat bagi seluruh Tim Penanganan Covid-19 di Kabupaten Gowa untuk bekerja lebih optimal lagi.
Dikatakan Muchlis, saat ini pemerintah kabupaten juga terus melakukan berbagai upaya penanganan covid-19. Salah satunya tim gugus tugas kabupaten sedang melakukan kajian untuk mempersiapkan rumah sakit rujukan penanganan covid-19.
Kehadiran rumah sakit rujukan ini akan menjadi rumah sakit cadangan jika rumah sakit rujukan di Kota Makassar melebihi kapasitas.
“Ada rumah sakit swasta yang sementara akan dioperasionalkan. Kita sementara melakukan hitung-hitungan, beberapa peralatan akan ditambahkan untuk bisa dijadikan rumah sakit penyangga rujukan. Kami siap bekerja secara terstruktur dan sistematis,” kata Muchlis.-
