MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Pengawasan dan pemantauan wilayah perbatasan Makassar-Maros, di simpang lima Bandara Sultan Hasanuddin, kecamatan Biringkanaya, Makassar terus dioptimalkan.
Tim Posko Covid-19 di daerah itu melakukan pemantauan 24 jam non stop dengan memperketat/memeriksa setiap pengendara yang melintas dari arah Maros masuk ke Makassar.
Setiap pengemudi yang melintas, baik roda dua, roda empat dan pengemudi kendaraan lainnya wajib memeriksakan suhu tubuhnya.
Selain mengukur suhu tubuh, setiap pengendara juga diwajibkan memakai masker, serta beberapa hal lainnya terkait aturan dan protokol PSBB. Semua itu dilakukan sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran virus corona.
Camat Biringkanaya, Dr H Andi Syahrum, SS, SE, MSi, mengatakan, sejak hari pertama PSBB hingga hari ini, tim posko Covid-19 yang ada di perbatasan simpang lima Bandara Sulhas, tetap kita optimalkan. Meski bulan puasa, kami tetap menjalankan tugas. Bahkan jauh sebelum PSBB, kami sudah berjaga jaga dan melakukan sosialisasi di perbatasan.
“Iya, setiap pengedara yang melintas kita persiksa semua. Kita ukur suhu tubuhnya dan mewajibkan semua pengendara memakai masker, dan melakukan penyemprotan disinfektan, serta beberapa hal lainnya terkait penerapan PSBB,” kata Andi Syahrum didampingi Kapolsek dan Danramil Biringkanaya disela pemantauan posko Covid-19 di perbatasan simpang lima Bandara Sulhas, Senin (27/4) malam.
Sejumlah instansi yang terlibat dalam posko Covid-19 di perbatasan, diantaranya adalah anggota TNI dan Polri, Dishub, Satpol PP, dan Dinas Kesehatan Kota Makassar. (drw)
