Site icon Ujung Jari

501 PPS Gowa Dilantik, Adnan Ingatkan KPU Gunakan Protokol Kesehatan Setiap Tahapan

GOWA, UJUNGJARI.COM — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gowa melantik sebanyak 501 orang Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Gowa tahun 2020 se Kabupaten Gowa.

Pelantikan dengan protokol kesehatan covid-19 ini dilakukan di aula KPU Gowa, Senin (15/6/2020) siang dan disiarkan secara virtual dan disaksikan melalui aplikasi zoom oleh Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan dan pejabat Forkopimda Gowa dan pejabat terkait lainnya.

Ketua KPU Kabupaten Gowa Muhtar Muis mengatakan 501 orang PPS yang dilantik merupakan anggota PPS yang berada di 167 desa dan kelurahan di Kabupaten Gowa. 

Muhtar juga menyebutkan pelantikan ini merupakan lanjutan dari tahapan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak tahun 2020 yang sempat tertunda akibat pandemi virus corona atau covid-19.

Muhtar mengatakan, sejumlah tahapan Pilkada dalam waktu dekat ini juga akan segera dilaksanakan. Seperti perekrutan petugas pemutahiran data pemilih yang akan dilakukan pada 24 Juni  hingga 13 Juli 2020 mendatang.

Kemudian proses pendaftaran pasangan calon akan dilaksanakan 4- 6 September, sedangkan masa kampanye akan dimulai pada 26 September hingga 5 Desember. Sementara hari pemilihan atau pencoblosan diagenda 9 Desember 2020.

Seluruh tahapan Pilkada ini kata Muhtar akan tetap mengikuti protokol kesehatan mengingat saat ini angka kasus covid-19 khususnya di Kabupaten Gowa masih sangat tinggi. 

“ Untuk protokol kesehatan selama pelaksanaan tahapan Pilkada KPU akan  selalu berkoordinasi dengan Gugus Tugas Covid-19 di masing-masng wilayah. Kami akan selalu meminta masukan dan bantuan dari Gugus Tugas untuk melaksanakan segala tahapan sesuai dengan standar kesehatan demi mencegah terinfeksi covid-19,” kata Muhtar.

Ia juga meminta kepada seluruh petugas agar mensosialisasikan standar protokol covid-19  yang harus dilaksanakan dalam setiap tahapan Pilkada. Misalnya penggunaan masker, mencuci tangan  setiap saat, menghindari kerumunan dan jaga jarak.

“ Saya berharap teman-teman penyelenggra  senantiasa menjaga kesehatan, jangan porsir tenaga untuk hal-hal yang tidak bermanfaat dan setiap saat menjaga imun tubuh dengan mengkonsumsi suplemen yang insya Allah kami siapkan,” kata Ketua KPU Gowa.

Sementara itu Ketua KPU Provinsi Sulawesi Selatan Faisal Amir meminta agar penyelenggara Pilkada yang baru saja dilantik agar tetap bekerja dengan baik. Menurut Faisal, Pilkada tahun ini akan sedikit berbeda dengan Pilkada sebelumnya karena Pilkada tahun ini akan dilaksanakan di tengah pandemi covid-19.

“ Ini berarti kawan-kawan sekalian punya tantangan tersendiri dan punya fenomena tersendiri. Karena selama ini, kalau kita hanya membahas soal  penyelenggaraan pemilihan kita juga membahas soal kesehatan. Dalam Pilkada 2020 ini ada dua hal yang mesti kita jaga dan sukseskan, yaitu menyelamatkan masyarakat Indonesia dan demokrasi Indonesia,” kata Faisal.

Faisal berharap kepada seluruh penyelenggara Pilkada di Kabupaten Gowa untuk mensukseskan Pilkada serentak ini salah satunya adalah meningkatkan partisipasi pemilih. Faisal juga berharap Kabupaten Gowa menjadi contoh penyelenggaraan Pilkada 2020.

Pada kesempatan yang sama melalui aplikasi zoom dari ruang kerjanya, Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan yang juga Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Gowa meminta KPU Kabupaten Gowa untuk bisa berinovasi dalam setiap tahapan Pilkada agar bisa mengikuti protokol kesehatan. 

“ Pilkada di tengah pandemi ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi  KPU di semua tahapan. Ini bukan pekerjaan yang mudah tapi ini adalah pekerjaan  yang sulit. Tapi saya yakin dan percaya kalau kita semua dapat meningkatkan kedisiplinan dan meningkatkan kesadaran untuk melindungi diri keluarga dan orang lain, Insya Allah kita mampu menggelar Pilkada ini dengan baik,” kata Adnan.

Ia juga meminta agar kegiatan-kegiatan KPU kedepannya yang melibatkan banyak orang dapat dilaksanakan secara virtual, seperti kampanye yang melibatkan banyak orang diganti dengan memperbanyak debat maupun penyampaian visi misi yang dilakukan secara virtual yang  dapat disaksikan banyak orang.-

Exit mobile version