Site icon Ujung Jari

Warga Pertanyakan Sosialisasi Covid-19 di Reses Legislator PAN

MAKASSAR, UJUNGJARI– Warga dikelurahan Mariso Kecamatan Mariso melaporkan sosialisasi penangan covid-19 yang lambat di Reses ketiga masa persidangan ketiga tahun 2019-2020, Anggota Dapil V Kecamatan Mariso, Mamajang dan Tamalate, Hasanuddin Leo.

“Masyarakat menganggap bahwa penangan covid itu tidak serius, dan mereka menganggap pemerintah hanya menakut-nakuti saja. Sehingga warga butuh penjelasan dan minta seharsunya pemerintah itu lebih intens edukasi dan sosialisasi terkait dengan covid-19 itu apa, penangan seperti apa dan seterusnya,” ungkapnya di jalan Nuri, Kamis (18/6).

Sehingga itu menjadi usulan Legislator PAN Makassar bahwa harus ada tindak lanjut yang bisa diteruskan ke pemerintah mengenai keluhan warga yang ingin mengetahui lebih tepat mengenai informasi Covid-19 di Kota Makassar.

“Itu saya kira perlu diperkuat oleh pemerintah agar warga juga paham bagaiamana memathui protokol kesehatan dan tetap menjaga kebersihan dan tetap memathui social distancing,” bebernya.

Semenatar itu, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Kota Makassar, dr Ita Anwar mengungkapkan data covid-19 selalu disampaikan melalui gugus tugas covid. Hanya saja, belum mencakup keseluruhan karena jumlah tenaga medis dan tenaga kesehatan yang berkurang, belum lagi banyaknya jumlah tenaga kesehatan yang berjatuhan.

“Saya mendengar keluhan masyarakat, soal data itu selalu disampaikan lewat gugus tugas. Tapi mengenai sosialisasi kami yang berkurang karena kita tahu jumlah tenaga kesehatan terbatas. Termaksud puskemas dan rumah sakit yang tepapar dan tutup makanya kita minta dukungan dan kesadaran masyarakat mematuhi protokol kesehatan,” tutupnya. (Ita)

Exit mobile version