TAKALAR, UJUNGJARIj-Bupati Takalar, H Syamsari Kitta diminta untuk selektif menempatkan pejabat yang akan dilantik sebagai pejabat pimpinan tinggi pratama hasil seleksi jabatan pimpinan tinggi (JPT) yang telah bergulir prosesnya.
Bupati diminta selektif menempatkan pejabatnya, mengingat beberapa calon kepala dinas yang telah lolos masuk tiga besar terindikasi telah melakukan tindak pidana korupsi.
” Kita meminta Bupati Takalar dapat meningkatkan good governance dengan tidak menempatkan calon kepala dinas yang kesandung kasus korupsi, karena penempatan pejabat korup di sebuah dinas akan menjadi benalu dalam melaksanakan setiap program kerja,” Jelas H Imran Radjab Murshali, ketua gerakan rakyat menagih janji, kabupaten Takalar, Jumat (26/6/2020).
Ditempat terpisah, kepala BPKSDM Takalar, Rahmansyah Lantara mengatakan tahap assesment dan wawancara telah dilaksanakan oleh pansel sesuai prosedur dan meloloskan 14 calon kepala dinas masuk ranah tiga besar.
” Kami tinggal menunggu rekomendasi KASN untuk melaksanakan pelantikan dalam rangka mengisi 5 OPD hasil.seleksi JPT pratama,”.Kata Drs Rahmansyah Lantara, M. Si. (Ari Irawan)
