TAKALAR, UJUNGJARI–Kepala Bapelitbang Takalar, AR yang ditunjuk oleh pemerintah Kabupaten Takalar sebagai Ketua Hari Ulang Tahuh (HUT) Kabupaten Takalar dinilai lepas tanggung jawab.
Bagaimana tidak, rangkaian pelaksanaan hari jadi Takalar ke 60 yang dirangkaikan oleh sejumlah event masih menyisahkan tagihan utang sebesar Rp450 Juta pada salah satu pemilik event organizer (EO).
Munculnya tagihan utang dari pelaksana event organizer terkuak saat pemilik event organizer mendatangi Kepala BPKD Takalar, Gazali Machmud untuk dimediasi pembayarannya pada pihak panitia.
“Mereka datang meminta tolong agar dapat dimediasi pembayaran tenda saat pelaksanaan Takalar Expo yang dilaksanakan dialun alun Lapangan H Makatang Daeng Sibali beberapa waktu lalu,” Kata Gazali Machmud usai menerima rombongan tim event organizer, Kamis sore (25/6/2020).
Menurut Gazali Machmud, kedatangan tim event organizer, meski pun salah alamat dalam melakukan penagihan sisa utang kegiatan Takalar Expo, namun Gazali Machmud berjanji akan menyampaikan hal tersebut kepihak panitia pelaksana Takalar Expo.
“Total anggaran yang digunakan dalam pelaksanaan Takalar sebesar Rp 800 Juta lebih dan sudah dibayar kurang lebih Rp 300 Juta, sisanya kurang lebih Rp 400 Juta, pemkab Takalar dalam hal ini tidak bertanggung jawab, yang bertanggung jawab adalah ketua panitia yakni kepala Bapelitbang,” Urai Gazali Machmud.
Sayangnya, kepala Bapelitbang AR yang berusaha dikonfirmasi tidak berhasil, meskipun telah berkali kali ingin ditemui dikantornya, namun kepala Bapelitbang jarang masuk kantor.
“Bapak belum masuk kantor pak, mungkin agak siang baru berkantor,” Ucal salah satu staf Bapelitbang Takalar. (Ari Irawan)
