MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Partai eksebisi yang mengisi waktu jedah lanjutan turnamen bulutangkis Hartaco Permai Cup II, Rabu malam tadi, cukup menghibur penonton.
Partai eksebisi yang menampilkan para pemain handal, yaitu Topan/Malik dan Accing/Takdir berlangsung seru.
Meski bermain di lapangan terbuka, permainan kedua tim mampu menghipnotis penonton dan menyuguhkan permainan berkelas layaknya pemain profesional lainnya.
Mereka saling jual beli serangan, semes keras menyilang kedua tim terlihat beberapa kali. Teknik dan permainan berkelas yang jarang terlihat dalam kompetisi itu, juga membuat para pentonton yang didominasi ibu-ibu terpesona dan sesekali bersorak dan tepuk tangan saat kedua tim saling serang.
Diketahui bahwa Topan adalah pemain profesional yang saat ini bergabung di PB Dinas PU Makassar. Ia juga adalah mantan pemain Porda Sinjai.
Begitupula dengan Accing, dia adalah pemain profesional handal, pemain yang sangat berpengalaman, dan sudah malang melintang hingga ke tingkat nasional.
Sementara Malik dan Takdir adalah bersaudara. Mereka berdua merupakan pemain muda berbakat yang dimiliki PB Hartaco Permai.
Mereka berdua kini mengikui pemusatan latihan di Dinas PU Makassar yang dipersiapkan untuk mengikuti kejuaraan tingkat Provinsi Sulsel.
“Luar biasa permainannya, Topan dan Accing memag sudah pengalaman, teknik dan permainannya diatas rata-rata. Wajarlah jika mereka berdua menyuguhkan permainan yang mumpuni,” kata Nandar, peserta turnamen bulutangkis Hartaco Permai Cup II usai menyaksikan partai penghibur, Rabu malam tadi.
“Yang lebih oke lagi, dua bersaudara Malik dan Takdir, permainan mereka sekarang sudah diatas, teknik dan pukulannya berkelas. Kalau saya lihat gaya mainnya Takdir mirip Rexy Mainaky,” pungkas Nandar.
• Ada Sarabba dan Ubi Goreng
Pertandingan lanjutan penyisihan group kompetisi Bulutangkis Hartaco Cup II pada Rabu malam, semakin dipadati penonton. Hampir seluruh pinggir lapangan Masjid Al-Ihsan padat penonton. Mulai dari anak-anak, ramaja, pemuda pemudi hingga ibu-ibu antusias menyaksikan pertandingan.
Selain untuk menyaksikan pertandingan bulutangkis, warga Kompleks Hartaco Permai juga sengaja datang ke lapangan sekaligus menyambut dan merayakan Tahun Baru Islam 1442 Hijriah.
Suasana malam Tahun Baru Islam pun semakin bergairah, setelah Mas Johan salah satu owner rumah makan di bilangan Perntis Kemerdekaan, menyuguhkan Sarabba dan Ubi Pisang Goreng bagi peserta dan penonton.
“Wow mantap Mas Johan, terima kasih sudah menyiapkan Sarabba dan gorengan. Terima kasih mas,” ucap Mas Yono warga Hartaco Permai. (drw)
