BARRU, UJUNGJARI.COM — Sebanyak 40 guru Madrasah yangg ada di Kabupaten Barru mengikuti diklat revolusi mental yang digelar Balai Diklat Keagamaan Makassar di Barru. Kegiatan tersebut berlangsung 21 Agustus hingga 26 Agustus.
Kepala Balai Diklat Keagamaan Makassar, Juhrah, S.Sos, M.Ap mengatakan workshop dimaksudkan agar terjadi perubahan pola pikir, perilaku bagi guru madrasah dari paradigma dilayani menjadi paradigma melayani. Selain itu diklat juga diharapkan bisa meningkatkan wawasan dan pengetahuan para guru madrasah.
“Diklat tetap dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan. Menjaga jarak dan menggunakan masker,” kata Juhrah.
Juhrah menambahkan diklat revolusi mental di Barru merupakan kegiatan diklat di wilayah kerja (DDWK). Balai Diklat Keagamaan yang mendatangi peserta dalam rangka pengembangan kompetensi guru-guru madrasah sesuai aturan perundang-undangan. Apalagi di masa covid 19 seperti ini agak susah mendatangkan peserta dari daerah.
Instruktur Diklat ini adalah para widsyawara Badan Diklat Keagamaan Makassar dan pejabat struktural lingkup Kementerian Agama. (**)
