GOWA, UJUNGJARI.COM — Sebelum melakukan cuti Pilkada 2020 pada akhir September ini, Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan melakukan pengisian puluhan jabatan lowong di lingkup dinas dan sekretariat Pemkab Gowa.
Senin (31/8/2020) pagi pelantikan dihelat di halaman kantor Pemkab Gowa dengan menerapkan protokol kesehatan.
Tercatat 76 Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kabupaten Gowa dilantik pukul 08.30 Wita dan dihadiri Wabup Gowa Abd Rauf Malaganni, Ketua DPRD Gowa dan para anggota Forkopimda serta jajaran pejabat lingkup Pemkab Gowa.
Dalam pelantikan 76 pejabat tersebut secara rinci meliputi tujuh orang pejabat eselon II dilantik, 28 orang pejabat eselon III untuk jabatan administrator 41 orang pejabat eselon IV atau jabatan pengawas termasuk lima orang diantaranya adalah lurah.
Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan mengatakan pelantikan ini dilakukan dalam rangka mengisi jabatan yang lowong dan telah melalui beberapa tahapan seleksi.
“Pelantikan ini untuk mengisi kekosongan, karena beberapa pejabat di Kabupaten Gowa sudah pensiun sejak bulan satu dan dua. Tapi karena pandemi ini dan jadwal Pilkada mundur kami perhadapkan ke Dirjen Otoda dan dilanjutkan ke Menteri Dalam Negeri dan disetujui agar jabatan tidak lama kosong apalagi pejabat yang pensiun adalah pejabat yang sangat dibutuhkan,” jelas Adnan.
Saat memberikan wejangan usai melantik dan menyumpah para pejabat tersebut, bupati juga membeberkan salah satu persyaratan baru yang harus dilalui bagi ASN yang ingin promosi jabatan yakni harus fasih dalam membaca Alquran bagi ASN beragama muslim.
“Kemarin 76 ASN ini sudah dites mengaji dan terdapat 14 yang belum fasih, namun karena nama-nama tersebut sudah keluar dari Kemendagri maka 14 orang tersebut kami beri waktu enam bulan untuk belajar jika dalam waktu enam bulan belum fasih maka mereka bersedia dicopot berdasarkan surat pernyataan yang telah ditandatangani diatas materai oleh 14 orang itu,” beber Adnan.
Ia berharap, pejabat yang telah dilantik mampu meningkatkan kinerjanya dan bekerja lebih baik lagi. Apalagi menurutnya ukuran keberhasilan dinilai dari tiga yaitu loyal terhadap pimpinan, rajin dan disiplin dan bekerja sesuai aturan.
“Selamat bertugas kalian dipilih menjadi pejabat tentu karena ada penilaian dan kinerja yang baik selama ini, semua harus akur pada bawahannya untuk membawa Gowa lebih baik,” harap Adnan.
Sementara Kepala BKPSDM Kabupaten Gowa Muhammad Basir mengatakan persyaratan baru mengenai fasih membaca Alquran itu sejalan dengan visi Pemerintah Kabupten Gowa yaitu meningkatkan SDM berlandaskan iman dan takwa sehingga semua pejabat yang melakukan promosi wajib fasih dan mendapatkan nilai diatas 60.
Adapun beberapa pejabat yang dilantik, ada empat orang perempuan dilantik pada level jabatan eselon II dan III yakni untuk eselon II Andi Tenriwati Tahri sebagai Kadis Pariwisata dan Kebudayaan (jabatan sebelumnya adalah Kabag Umum Setkab Gowa), sedang tiga perempuan lainnya diangkat jadi camat yakni Iis Nurismi sebagai Camat Tinggimoncong (jabatan sebelumnya adalah Sekcam Bontomarannu), Haerani Mallingkai sebagai Camat Bajeng (jabatan sebelumnya adalah Kabid Olahraga Dispora Gowa) dan Rahmawati Rahman sebagai Camat Bajeng Barat (jabatan lama Kabid Perlindungan Perempuan dan Anak Dinas PPPA Gowa).
Sementara satu camat lakilaki yakni Abd Rachman sebelumnya Sekcam Parigi kini dilantik jadi Camat Parigi menggantikan Muh Guntur.
Pengganti Andi Tenriwati sebagai Kabag Umum adalah Indra Wahyudi dan mantan Camat Tinggimoncong Andry Mauritz dilantik jadi Kabag Protokol.
Jabatan pejabat tinggi pratama lainnya yang dilantik Syamhari Rasyid jadi Kadis Ketahanan Pangan (mantan Sekdis PMD Gowa), Muhammad Irwan dilantik jadi Asisten Bidang Perekonomian (jabatan sebelumnya Kabag Perekonomian Setkab Gowa).
Azhari AP sebagai Kadis Lingkungan Hidup, Andy Azis sebagai Kadis Koperasi dan UMKM dan Mapasomba sebagai Kepala Bakesbangpol dan Marsuki sebagai Staf Ahli Bidang Pemerintahan.(sari)
