PANGKEP, UJUNGJARI.COM — Dua Perguruan Tinggi, Unhas dan Unismuh Makassar berkolaborasi dalam sosialisasi Program Kemitraan Wilayah (PKW) pengembangan udang ke petani tambak di desa Bulu Cindea kecamatan Bungoro kabupaten Pangkep, Kamis (10/9).
Pakar Perikanan dari Kedua Perguruan Tinggi ini tampil sebagai pemateri dalam sosialisasi yang dipandu Kades Bulu Cindea disalah satu rumah warga.
Dosen Fakultas Perikanan UNHAS Dr Zainuddin meminta petambak memperbaiki tempat penggelondongan seperti menyiapkan kincir, memberikan resep pakan udang vannamae yang kurang protein dan diusahakan yang tinggi karbonhidrat.
Dijelaskan ahli perikanan ini bahwa dalam pembudidayaan udang ada tiga hal yang perlu diperhatikan para petambak. Pertama persiapan lahan. Kesiapan lahan jauh lebih penting dilakukan dibanding memelihara ikan.
Kemudian yang kedua, pakan harus diperhatikan kandungan proteinnya dan yang ketiga bibit. Pengadaan yang ketiga bibit. Jika ingin memperokeh hasil yang baik, maka bibit yang ditebar harus bibit unggul.
“Desa Bulu Cindea jadi sasaran sosialisasi karena merupakan wilayah pertambakan yang samgat luas dan rata-rata warganya bekerja sebagai petambak. Seperti diakui kepala desa Bulu Cindea kalau sekitar 70 persen lebih warganya bekerja dibidang tambak,” kata Zainuddin.
Diakui Doktor Perikanan UNHAS ini jika petambak di Bulu Cindea lebih banyak membudidayakan udang Vannamae. “Jenis udang ini lebih tahan dari penyakit dibanding udang windu yang lebih rentan penyakit,” bebernya.
Sementara itu Kepala Desa Bulu Cindea Made Ali menyampaikan terima kasih kepada para pemateri dari Unhas dan Unismuh yang menjadikan desa ini sebagai tempat Sosialisasi.
“Ilmu yang ditebar para pakar ini sangat bermanfaat kepada warga kami yang umumnya bekerja sebagai petambak. Semoga para petambak kita tidak hanya bertambah ilmu dan pengetahuannya. Tetapi dengan sosialisasi ini hasil tambak bisa lebih meningkat,” ucap Made Ali.
Sosialisasi program kemitraan wilayah ini turut dihadiri, Sekretaris Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Unhas, Dr Abdul Rasyid Jalil, Dr Rahim Nanda, Dr Andi Sukri Syamsuri, Dr Rahmi, Dr Ilham Jaya dan Dr Burhanuddin yang merupakan pakar perikanan dari kedua kampus tersebut.(udi)
