GOWA, UJUNGJARI.COM — 1.952 kelompok penerima manfaat (KPM) yang tersebar di dua kecamatan pegunungan yakni Kecamatan Bontolempangang 1.008 KPM dan Kecamatan Bungaya sebanyak 944 KPM, menerima bantuan sosial beras dari Kemensos RI yang diserahkan melalui Dinas Sosial Kabupaten Gowa.
Penyerahan bansos beras tersebut, diserahkan Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan bersama Wakil Bupati Gowa Abd Rauf Malaganni Kr Kio saat melakukan kunjungan kerja di dua kecamatan tersebut, Selasa (15/9/2020) siang.
Bupati Gowa yang datang bersama jajaran Forkopimda masing-masing Kapolres Gowa AKBP Boy FS Samola, Dandim 1409 Letkol Arh Muh Suaib, Kajari Gowa Yeni Andriani dan Ketua PN Gowa Hebbin Silalahi datang ke dua kecamatan pelosok ini serangkaian sosialisasi Perda Wajib Masker dan Penerapan Protokol Kesehatan (masa pandemi covid-19 dan Pilkada Gowa).
Saat mengawali kunker hari ketiga di Desa Ulujangang, Kecamatan Bontolempangang ini, Adnan banyak memberikan wejangan terkait kepatuhan masyarakat untuk bermasker, mencuci tangan dan jaga jarak selama masa pandemi corona belum juga menghilang.
Adnan juga mengingatkan agar masyarakat dua kecamatan ini tetap menjaga persatuan dan kesatuan menjelang Pilkada 9 Desember dimana Gowa turut menjadi penyelenggara.
Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Gowa Firdaus mengatakan program bansos beras ini merupakan jaring pengaman sosial covid-19 dari Kementrian Sosial RI bekerjasama dengan Bulog.
Untuk Kabupaten Gowa sebanyak 33.772 KPM PKH (pembinaan keluarga harapan) yang terjatah. Penyaluran bansos beras ini berlangsung tiga bulan yaitu Agustus, September dan Oktober. Masing-masing KPM mendapatkan 15 Kg beras jenis beras medium.
” Khusus untuk jatah Agustus dan September akan diterima langsung dua bulan yakni 30 Kg di bulan September ini, sedangkan jatah Oktober dibulan depan sebanyak 15 Kg,” urai Firdaus disela kegiatan sosialisasi yang dipusatkan pelaksanaannya di Kampung Rewako Desa Ulujangang, Kecamatan Bontolempangang.
Terkait sistem distribusi kata Sekdis Sosial Gowa ini, dilakukan oleh Perum Bulog bersama transporter yang telah ditunjuk oleh Kemensos RI yang akan mendistribusikan ke semua lokasi titik distribusi yang mudah dijangkau oleh semua KPM PKH penerima bansos seperti di kantor desa/kelurahan atau lokasi tempat titik distribusi yang ditentukan bersama.
” Kami akan lakukan pendampingan dan pengawasan bersama Satgas Bansos Polres Gowa, camat dan tripika kecamatan, kades/lurah, para babinsa dan bhabinkamtibmas, para pendamping PKH desa/kelurahan dan kecamatan,” tambah Firdaus.
Diacara sosialisasi pemutusan mata rantai penyebaran covid-19 ini, Pemimpin Perum Bulog Cabang Makassar Murniati Kamase mengatakan pihaknya sebagai penyedia beras kemasan 15 Kg sudah siap menyalurkan ke seluruh penerima manfaat dan ditargetkan akan selesai secara keseluruhan di September ini untuk bantuan dua bulan (Agustus dan September).
” Kami dari Bulog sudah siap menyalurkan, sisa transpoter yang ditunjuk kementerian bersama pengangkut akan menyiapkan waktu dan kesempatannya untuk datang mengambil. Stok beras sudah tersedia di gudang Bulog untuk disalurkan ke titik distribusi yang telah ditentukan,” jelasnya Murniati. (sar)
