GOWA, UJUNGJARI.COM — Tim Penggerak PKK Provinsi Sulsel memuji inovasi-inovasi yang dilakukan TP PKK Kabupaten Gowa. Hal itu disampaikan Tim Supervisi TP PKK Sulsel saat mengunjungi Kampung Rewako Desa Je’netallasa, Kecamatan Pallangga, Jumat (18/9/2020) siang.
Ketua Pokja I TP PKK Sulsel Sawedi yang juga sebagai Ketua Tim Monitoring mengatakan apa yang dilakukan PKK Gowa cukup luar biasa. Bahkan menurutnya ini bisa menjadi inspirasi bagi kabupaten lainnya di Sulawesi Selatan.
“Mudah-mudahan ini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat bukan hanya di Kabupaten Gowa tapi di sekitar Kabupaten Gowa seperti di Kota Makassar dan kabupaten lain bisa berkunjung ke sini dan ini bisa menginspirasi tempat-tempat yang lain untuk membuat inovasi seperti ini,” kata Sawedi.
Sawedi mengatakan kegiatan supervisi ini dilakukan untuk memonitoring, mengevaluasi dan memberikan bimbingan terhadap pelaksanaan program-program Tim Penggerak PKK yang ada di kabupaten/kota di Sulawesi Selatan khususnya di Kabupaten Gowa.
“Sekaligus kesempatan ini juga untuk memberikan tanggapan atau umpan balik ke daerah dalam pelaksanaan program yang banyak menghadapi kendala dan tantangan akibat wabah covid-19,” lanjutnya.
Selain itu, Sawedi juga mengatakan tujuan khusus dari kegiatan ini adalah untuk memberikan informasi terkait 10 Program PKK dan membina pelaksanaan program program kerja TP PKK sesuai dengan keadaan dan kebutuhan masyarakat khususnya di masa pandemi covid-19.
“Kami Ingin mendapatkan informasi bagaimana pelaksanaan 10 Program PKK untuk selanjutnya menghimpun dan menggerakkan potensi masyarakat khususnya keluarga untuk terlaksananya program program PKK,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Gowa Priska Paramita Adnan menyebutkan sejumlah langkah telah dilakukan, khususnya dalam penanganan stunting di Kabupaten Gowa.
Khusus di Kecamatan Pallangga, cegah tangkal stunting dilakukan dengan gerakan tanam kelor di setiap rumah warga.
Bahkan kata Priska di Desa Julubori, Kecamatan Pattallassang telah dibuat peraturan desa (Perdes) untuk bisa menanam satu rumah satu pohon kelor. Bahkan tidak hanya itu, daun kelor ini jadikan olahan makanan bergizi untuk mencegah terjadinya stunting.
“Untuk mencegah anak-anak yang terancam stunting itu semua berikan makanan dari olahan kelor,” kata istri Adnan Purichta Ichsan.
Selain itu, pihaknya juga sudah melengkapi enam meja posyandu. Dimana meja keenam yaitu pemberian makanan bergizi bagi anak-anak untuk mencegah stunting. Pada kegiatan supervisi ini sejumlah olahan makanan dan minuman dari UMKM juga dihadirkan di Kampung Rewako ini.
Turut hadir pada kesempatan ini Wakil Ketua TP PKK Gowa Mussadiyah Rauf bersama jajaran pengurus TP PKK Gowa, Camat Pallangga Taufik M Akib bersama jajaran TP PKK kecamatan, desa dan kelurahan se Kecamatan Pallangga. (sar)
