BARRU, UJUNGJARI.COM — Kasus warga kabupaten Barru terkonfirmasi covid meningkat tajam. Data perhari Jumat (18/9) sudah 26 warga terpapar dari tiga kluster keluaŕga (Bojo, Arappoe dan Buttue), dan dua kluster Perkantoran (Dinas Pertanian, DPRD dan BRI Mallawa).
Akibat virus covid, kantor Dinas Pertanian Barru dan BRI Mallawa ditutup sementara hingga waktu yang belum ditentukan.
Data terbaru dua staf honorer DPRD dinyatakan terpapar covid. Kedua staf dewan ini menyusul dua legislator yang terpapar sebelumnya.
Meski per hari ini, ada seorang legislator sudah dinyatakan sembuh sehingga kluster DPRD menyisakan 3 (satu anggota dewan dan dua staf sekretariat) yang masih positif covid.
Sebelumnya di kantor BRI Mallawa di kecamatan Mallusetasi ada tiga karyawan yang terpapar covid sehingga kantor BRI Mallawa ditutup sementara. Begitu pula dengan kluster keluarga di Arappoe ada tigà anggota satu keluarga yang dinyatakan positif covid.
Kluster keluarga di Buttue ada satu keluarga dihuni dua warga yang dinyatakan positif covid. Hal serupa juga dialami satu keluarga di kelurahan Bojo Baru terdapat tiga dari satu keluarga terpapar.
Covid tidak berhenti pada tiga kluster itu. Pesantren DDI Tonronge juga tak luput dari wabah covid. Sebelumnya ada satu santri dinyatakan terpapar dari virus mematikan ini.
Koordinator TGTPP Barru Darwis yang dihubungi Sabtu (19/9) membenarkan adanya tambahan positif covid.
“Saat ini ada dua staf DPRD Barru yang terkonfirmasi covid. Hal menggembirakan juga datang dari gedung wakil rakyat ini kalau ada satu anggota dewan yang sembuh dari covid,” kata Darwis. (udi)
