Site icon Ujung Jari

LAKSUS Desak APH Usut Proyek Penutup Drainase di Makassar

MAKASSAR, UJUNGJARI–Lembaga Antikorupsi Sulsel (LAKSUS) mendesak Aparat Penegak Hukum (APH), dalam hal ini Kejaksaan dan Kepolisian untuk segera turun melakukan pengusutan, kualitas pekerjaan sejumlah proyek drainase tahun 2018- 2019 di Kota Makassar.

Direktur LAKSUS, Muh Ansar yang ditemui Kamis (24/09/2020) menegaskan, dari hasil penelusuran yang dilakukan lembaganya ditemukan sejumlah proyek drainase yang kualitas pekerjaannya dipertanyakan. Utamanya terkait soal kualitas tutup drainase.

Menurut Muh Ansar, untuk tahun 2019, ditaksir ada sekitar Rp 18 miliar proyek untuk penutup drainase yang dia minta harus diaudit oleh BPK dan BPKP.

“Untuk proyek penutup beton ini sangat saya ragukan kualitasnya. Ini harus diaudit karena berpotensi merugikan keuangan negara,” tegas Muh Ansar.

Menurut Muh Ansar, dari hasil penelusuran, plat beton penutup drainase K225. Tapi kenyataannya di lapangan, beton penutup dibuat diduga dengan molen. Materialnya disinyalir pasir tidak disaring, cipping tidak dicuci.

Muh Ansar menyatakan, bukan hanya drainase, proyek jalan beton di Makassar juga banyak yang patut ditelusuri.

“Dalam waktu dekat lembaga kami akan memasukkan surat permintaan audit investigasi ke BPK untuk proyek drainase dan jalan beton di Makassar tahun 2018 dan 2019. Laksus juga segera akan membawa laporan ke APH,” tukasnya. (*)

Exit mobile version