TAKALAR, UJUNGJARI-Meski tidak sepenuhnya isi parlemen Takalar mendukung penuh hak interpelasi terhadap Bupati Takalar, namun setidaknya 19 anggota DPRD Takalar telah tampil heroik membawa aspirasi rakyat Takalar diruang rapat paripurna hak interpelasi.
Sesekali gemuruh aplaus membahana diruang rapat paripurna, manakala anggota DPRD Takalar usai bertanya perihal kegaduhan dan keserampangan yang terjadi dalam struktur pemerintahan Bupati Takalar.
Kala senja menapak malam, rapat paripurna hak interpelasi yang dipimpin ketua DPRD Takalar, Muhammad Darwis terus berlangsung hingga rapat paripurna hak interpelasi tersebut menolak jawaban Bupati Takalar yang didelegasikan pada Plh Sekda Takalar, Rahmansyah Lantara.
“Keputusan final dari rapat paripurna hak interpelasi ini adalah menolak jawaban Bupati Takalar dan rapat paripurna ini, kami lanjutkan ke penggunaan hak angket,” Kata Ketua DPRD Takalar, Muhammad Darwis Sijaya, Jumat (2/10/2020)
Hak angket menjadi pilihan bagi DPRD Takalar, selain karena Bupati Takalar dinilai tidak konsisten menjalankan roda pemerintahan dengan baik selama kurun waktu tiga tahun, jawaban yang diberikan Plh Sekda Takalar, Rahmansyah Lantara selaku perwakilan tidak cukup menjadi penawar hati bagi 19 anggota Dewan Takalar.
” Jawaban perwakilan Bupati Takalar tidak rasional dan tidak akurat, olehnya itu jawaban perwakilan Bupati ditolak, dan sekali lagi rapat paripurna akan diteruskan dalam bentuk hak angket,” Pungkas Legislator PKS ini dengan nada berapi rapi.
Sang Legislator PKS ini melanjutkan, bahwa dengan ditolaknya jawaban Bupati Takalar dalam rapat paripurna tersebut, pihaknya (DPRD) juga telah membentuk tim panitia khusus (pansus) untuk penggunaan hak angket.
Dimana menurutnya, tim pansus nantinya akan bertugas melakukan cek and ricek sekaligus penyelidikan terhadap berbagai dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh Bupati Takalar Syamsari Kitta.
” Kami sudah bentuk pansusnya, awal pekan depan tim pansus sudah mulai bekerja secara independensi guna mengetahui secara deteil pelanggaran Bupati,” Kunci ketua DPRD Takalar.(Ari Irawan)
