ikut bergabung

GNPK Temukan Dugaan Bagi Bagi Uang Negara di Lelang Proyek Kemenhub

Ir H. Ramzah Thabraman ST, SH

Hukum

GNPK Temukan Dugaan Bagi Bagi Uang Negara di Lelang Proyek Kemenhub

 

MAKASSAR, UJUNGJARI–Gerakan Nasional Pemberantasan Korupsi (GNPK) Pusat, melansir adanya dugaan bagi bagi uang negara dalam proses lelang proyek pembangunan fasilitas pelabuhan laut Salingsingan di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat tahun anggaran 2020. Proyek ini memiliki Pagu Anggaran Rp90 miliar lebih.

Wakil Ketua GNPK Pusat, Ramzah Thabraman, Senin (2/11/2020) menegaskan, dugaan praktik gratifikasi ini terkuak setelah GNPK menerima laporan dari masyarakat.

Terkait laporan ini, GNPK, kata Ramzah,
menurunkan tim investigasi melakukan penelusuran ke tender proyek Salingsingan. Penelusuran juga dilakukan ke sejumlah proyek pelabuhan laut lainnya di Kambuno, Kabupaten Sinjai.

Demikian juga dilakukan ke tender proyek di Balai Pengelola Transportasi Darat Provinsi Sulawesi Tenggara, terkait tender proyek pelabuhan penyeberangan Kadatua dan pembangunan lanjutan Terminal Puwatu.

Hasil invesitigasi, kata Ramzah, diduga dalam prosesnya juga terjadi praktik gratifikasi. Diduga kuat, anggaran negara yang diperuntukkan sudah ada dibagi bagi lewat janji dalam bentuk fee kepada oleh pemenang lelang kepada pengelola proyek sesuai tingkatannya.

Terkait temuan itu, Ramzah Thabraman meminta KPK agar segera menindak lanjuti dugaan suap serta gratifikasi yang diduga terjadi dalam tender proyek, sebelum terjadi kebocoran anggaran, negara yang lebih besar dalam proyek ini.

Bahkan Ramzah meminta masalah ini dijadikan pintu masuk bagi KPK untuk mengusut dugaan korupsi pada proyek proyek yang sama dan telah dikerja sebelumnya.

Selain ke KPK, Ramzah juga menegaskan kalau GNPK dalam waktu dekat akan melapor ke KPPU terkait dugaan terjadi persekongkolan dalam proses lelang. (*)

Komentar Anda

Channel

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Berita lainnya Hukum

Populer Minggu ini

Arsip

To Top