MAKALE, UJUNGJARI.COM — Lembaga survei Polmark Research Center Indonesia, membantah telah melakukan survei Pilkada Tana Toraja.
Direktur Riset Polmark, Eko Bambang Subiantoro, membenarkan saat dikonfirmasi Minggu (1/11) kemarin.
Menurut Eko Bambang, Polmark Research tidak pernah melakukan survei di Tana Toraja.
Sebelumnya, beredar hasil survei Pilkada Tana Toraja yang mengatasnamakan Polmark Indonesia.
Hasil survei tersebut, mengunggulkan, elektabilitas petahana No 2 Nichodemus Biringkanae – Victor Datuan Batara (Nivi) di posisi teratas, mencapai 37,7 persen.
Disusul posisi kedua No 3 Albertus Patarru-John Diplmasi 30,6 persen, dan terakhir No 1 Theofilus Allolerung-Zadrak Tombeg (The-Za) 26,4 persen. (agus)
