BONE, UJUNGJARI–Bimbingan Tekhnis (Bimtek) solusi membaca al-Qur’an dengan metode tasbih yang diselenggarakan Ittihad Persaudaraan Imam Mesjid (IPIM) Kab Bone bekerjasama Baznas Kab Bone, Sabtu (7/11), disambut antusias peserta.
Hal itu terlihat dari banyaknya peserta yang mengikuti kegiatan tersebut. Informasi panitia sebanyak 225 peserta tercatat di absen. Padahal panitia hanya menyiapkan kuota 200 orang. Bahkan ratusan lainnya terpaksa dicancel panitia karena keterbatasan tempat. “Luar biasa antusias pecinta al-Qur’an di Kab Bone. Msh banyak mendaftar tapi kami tolak karena keterbatasan tempat,” ungkap Ahmad Jafar salah seorang panitia.
Acara yang digelar di Aula Mesjid Al Markaz Al-Maarif Kab Bone dihadiri Wakil Bupati Bone, Kakandepag Bone, pengurus IPIM, Baznas, imam mesjid dan pengajar TPQ/TPA se Kab Bone.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bone, Drs H Ambo Dalle, MM, berharap agar metode ini bisa disosialisasikan kepada masyarakat sebab metode ini adalah solusi dalam membaca al-Qur’an. “Tentu kami dari pemerintah Kab Bone sangat mendukung kegiatan ini. Ini sangat dibutuhkan para pecinta al-Qur’an,” urainya.
Selain itu bagi Ambo Dalle al-Qur’an adalah solusi dalam mengatasi persoalan. Kalau kita sudah berinteraksi dengan al-Qur’an selesailah persoalan. Inilah obat paling mujarab,” urai ketua Dewan Mesjid Kab Bone ini.
Bahkan Ambo Dalle berharap kegiatan sosialisasi metode tasbih ini juga bisa menyasar pegawai Pemda. “Kami di pemerintahan juga butuh dengan metode ini agar kami juga tidak kalah dengan pecinta al-Qur’an. Kami berharap suatu saat metode ini juga bisa dilaksanakan di Pemda,” harapnya. (*)
