Site icon Ujung Jari

Dugaan Korupsi IPAL Dinkes Takalar, Lambusi Temukan Sejumlah Kejanggalan

TAKALAR, UJUNGJARI-Menggelindingnya dugaan korupsi.proyek IPAL milik dinas kesehatan (Dinkes) Kabupaten Takalar dimeja tim penyidik Polda SulSel. Sejumlah kejanggalan dokumen proyek IPAL ditemukan oleh ketua lembaga bangun desa Sulawesi (Lambusi) Nixon Sadli Karma.

Menurut Nixon Sadli Karma, selain dugaan korupsi yang mewarnai rampungnya proyek senilai 6, 5 Milyar, Dinas kesehatan dibawa kendali dr Rahmawati juga telah merubah nomenklatur kegiatan dari pengadaan menjadi pembangunan.

” Kesalahan fatal dari proyek IPAL adalah merubah bentuk kegiatan dari pengadaan menjadi pembangunan IPAL, dan kami menilai semua pihak yang terlibat dalam proyek tersebut sangat berani mempermainkan anggaran,” Kata Nixon Sadli Karma, Kamis (26/11/2020).

Selain sejumlah kejanggalan yang ditemukan terhadap pelaksanaan proyek IPAL tersebut, Nixon Sadli Karma bahkan telah menemukan barang bukti (BB) adanya kekeliruan perubahan nomenklatur.

” Dengan dirubahnya nomenklatur kegiatan mengakibatkan banyak proses kegiatan proyek IPAL yang tidak mengacu pada prinsip prinsip pengelolaan anggaran yang baik,” Jelas Nixon Sadli Karma.

Fatalnya, Kata Nixon, bahwa proyek IPAL yang dikerjakan oleh CV Abadi Jaya Indotama yang beralamat dijalan Athira 1 Makasar telah dilakukan proses lelang, tetapi dinas kesehatan tidak menggunakan jasa konsultan perencanaan.

” Apa boleh proyek Milyaran dikerjakan tanpa ada perencanaan, ini juga adalah kesalahan fatal yang tidak bisa ditolerir,” Tandas ketua Lambusi Takalar. (Ari Irawan)

Exit mobile version