PAREPARE, UJUNGJARI.COM — Proyek betonisasi jalan setapak di jalan Taebe kelurahan Bukit Harapan kecamatan Soreang, Parepare, dikeluhan warga setempat yang depan rumahnya tidak kesampaian akses jalan baru untuk tahun anggaran 2020 ini.
Padahal proyek tersebut diperuntukan disetiap kawasan pemukiman yang belum ada akses jalan kendaraan roda dua yang dinilai layak dikerjakan Dinas Perumahan, Kawasam Pemukiman dan Pertanahan Kota Parepare, dengan harapan proyek akses jalan tersebut bisa dinikmati warga sekitar.
Sejumlah titik proyek betonisasi jalan setapak pada tahun ini menelan anggaran puluhan miliar rupiah. Itu mendapat keluhan dari warga yang depan rumahnya tidak dikerjakan sampai ke bibir sungai.
Ambo Sakka pemilik rumah bersama dua orang lainnya didampingi ponakan Mia, mengatakan, mereka sudah melaporkan proyek jalan beton ini ke pelaksana proyek. Namun informasinya memang belum dilanjutkan tahun ini, dan dijanji akan melanjutkan pada tahun 2021.
Hal yang sama juga dikatakan warga setempat Muh Yunus. Pengecoran hanya sampai depan rumahnya saja. Menurutnya kegiatan tersebut tidak ada papan bicara oleh rekanan mantan anggota dewan itu.
“Itu saya sudah usulkan untuk dilanjutkan jalan beton depan rumah sampai pinggir sungai tidak ditindak lanjuti, kita hanya dijanji kerjakan pada proyek selanjutnya pada tahun depan, mudah mudahan ini tepat.” ujarnya.
Sementara PPK Dinas Perumahan, kawasan Pemukiman dan Pertanahan Kota Parepare Andi Ulla belum bisa memberikan keterangan tentang keluhan warga dan sejumlah titik betonisasi lorong setapak baru yang ada di jalan Taebe kelurahan Bukit Harapan Kecamatan Soreang Parepare.
“Saya masih dalam kondisi sakit Pak, belum bisa memberikan keterangan tentang itu.” kata Andi Ulla dibalik handponenya. (Mup)
