Site icon Ujung Jari

Kasus Bunuh Diri Menonjol di Toraja Utara

RANNTEPAO, UJUNGJARI–Kapolres Toraja Utara, AKBP Yuda Wirajati, didampingi Humas Ipda Agus Martopo, Rabu (30/12) membeberkan kepada awak media capaian penanganan kasus tahun 2020.

Kata Yuda Wirajati, kasus bunuh diri dengan cara (gantung diri) menonjol terjadi di Toraja Utara tahun 2020. Tahun ini ada 16 kasus. Sedangkan di Tana Toraja, 14 kasus, atau  selisi dua kasus.

Fenomena sosial gantung diri dominan dilatarbelakangi motif percintaan, persoalan pribadi dan masalah keluarga.

Begitu banyak kasus bunuh diri, Yuda Wirajati semua stake holder tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, dan tokoh pemuda  memberikan perhatian penuh terhadap masalah ini, sebab merupakan tugas bersama mengambil peran.

Selain kasus bunuh diri, Polres Toraja Utara juga tangani kasus menonjol percabulan dan pemerkosaan anak di bawah umur 19 kasus.

Lanjut Yuda, demikian pula kasus Narkoba tahun 2020, polres Toraja Utara proses 13 kasus, 12 diantaranya telah inkra putusan PN Makale. Sedangkan satu kasus lainnya masih penyelidikan.

Dari 13 kasus Narkoba, polisi menetapkan 15 orang tersangka, 14 orang laki-laki dan 1 perempuan.

Secara keseluruhan, sambung Yuda, 9 kasus menonjol di Toraja Utara 2020, selain curat, curas, curanmor, anirat, keroyok, narkoba, pembunuhan, percabulan, serta pemerkosaan (agus).

Exit mobile version