PANGKEP, UJUNGJARI.COM — Salah seorang staf Dinas Kesehatan Pangkep, Indra Sakti, menghembuskan nafas terakhir, Selasa(5/1) pagi di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar, setelah dinyatakan terkonfirmasi covid.
Kantor Dinkes terpaksa ditutup sementara karena ada 7 staf ikut terpapar virus tersebut.
Peristiwa meninggalnya seorang staf dinkes karena positif covid diakui Juru Bicara Tim Satgas Covid-19 Pangkep, dr Annas Ahmad saat dihubungi, Selasa (5/1).
“Iya salah seorang staf dinkes meninggal dunia yang sebelumnya dinyatakan terkonfirmasi covid-19. Jika
merujuk pada protokol penanganan covid, memang sebaiknya dilakukan tracing dan testing pada semua yang sudah kontak di kantor tersebut,” ucap dr Annas.
Sementara itu, Plt Kadis Kesehatan, Frans Manaba yang dikonfirmasi terpisah, tak menampik adanya penutupan sementara kantor dinas kesehatan karena ada salah seorang staf PNS yang sehari-hari bekerja diruang kadis kesehatan telah meninggal dunia di RS Bhayangkara Makassar, setelah terkonfirmasi covid.
“Kami melakukan penutupan sementara karena ada seorang staf dinkes meninggal dunia akibat penyakit jantung kemudian dinyatakan positif covid. Selain itu, ada 7 staf juga terkonfirmasi covid. Saat ini kita masih menunggu hasil swab dari beberapa staf yang pernah kontak dengan pegawai yang lebih awal dinyatakan positif,” tandas Frans.
Dari penjelasan Frans bahwa almarhumah Indra Sakti memiliki penyakit utama yakni penderita jantung, kemudian terkonfirmasi covid-19.
“Indra meninggal dunia selasa pagi di RS Bhayangkara Makassar,” pungkasnya. (Udi)
