PANGKEP, UJUNGJARI.COM — Ketua DPRD Pangkep Haris Gani bersama sejumlah anggota DPRD Pangkep meninjau lokasi longsor di kampung Lomboka, kelurahan Tekokabbua, kecamatan Pangkajene, kabupaten Pangkep, Senin (11/1).
Sebelumnya Ketua DPRD Pangkep H Haris, juga mendatangi lokasi longsor di aliran sungai di kelurahan Kalabbirang kecamatan Minasa Te’ne beberapa hari lalu.
Ketua Komisi III DPRD Pangkep, Ramli yang mendampingi ketua dewan mengatakan, longsor ini harus segera ditangani. Sebab, dikhawatirkan akan semakin parah.
Ramli mengatakan, untuk menyelesaikan pengerjaan talud untuk menahan longsor, diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp 300 juta yang bisa diperoleh dari biaya tak terduga (BTT).
“Kita belum menghitung anggaran yang dibutuhkan, karena perkirakan Rp300 jutaan. Menggunakan anggaran biaya tak terduga (BTT),” katanya.
Sementara itu, lurah Tekokabbua, Irwandi mengatakan, longsor ini sudah berlangsung sejak tiga tahun terakhir.
Area longsor cukup parah, karena sudah mencapai panjang sekitar 100 meter. Dikhawatirkan, longsor ini membahayakan warga disepanjang jalur tersebut.
“Kondisi longsor di kampung Lomboka sudah berlangsung tiga tahunan. Jika tidak segera diatasi bisa saja pada tahun ini akan bertambah parah longsorannya,” ujar Irwandi. (udi)
