BARRU, UJUNGJARI.COM — Duka Sulbar masih terus menyelimuti. Beberapa warga memilih meninggalkan rumah dan kampung yang porak poranda akibat gempa. Bahkan kini 42 warga desa Tampalang kecamatan Tapalang kabupaten Mamuju mengungsi ke kampung Awerange desa Batupute kecamatan Soppeng Riaja kabupaten Barru.
Para pengungsi korban gempa ini tiba di Awerange Senin (18/1) dini hari. Mereka menumpang disalah satu rumah kerabatnya.
Rasa trauma sejak kejadian ini, masih sulit hilang dari ingatan para korban akibat guncangan gempa yang menghancurkan rumahnya. Seperti diceritakan Andi warga desa Batupute yang datang ke Mamuju mengunjungi mertuanya untuk membawakan logistik.
Andi yang hanya bermalam dimobil tidak lama berada di Mamuju karena pihak keluarga mertuanya meminta supaya segera meninggalkan lokasi karena takut ada gempa susulan.
Dia pun bergegas kembali ke Barru dengan mengendarai mobil pick up dan beberapa keluarga istrinya ingin ikut meninggalkan lokasi gempa karena trauma dengan peristiwa bencana alam.
“Selain ada menumpang dimobil kami ada juga yang mengendarai motor dari Mamuju menuju desa Batupute di Barru. Jumlah pengungsi yang datang menempati rumah Andi di Kampung Awerange desa Batupute berjumlah 17 kepala keluarga yang terdiri dari 42 anggota keluarga,” tutur Andi.
Dalam rombongan pengungsi korban gempa ini terdiri dari beberapa orang dewasa hingga balita.
Dihadapan wartawan, Andi tak kuasa membendung air matanya karena mengingat ada beberapa keluarganya yang masih berada dilokasi pengungsian di wilayah pegunungan.
“Kami ini bersama 42 orang kerabat beruntung karena masih bisa selamat hingga meninggalkan lokasi pengungsian di wilayah pegunungan di desa Tapalang. Saat ini masih ada keluarga kami yang belum diketahui nasibnya dan kemungkinan sudah kesulitan memperoleh makanan dan minuman,” pungkasnya.
Pengungsi ini sempat dikunjungi tim Puskesmas Mangkoso untuk dilakukan identifikasi. Para korban gempa ini berharap ada bantuan dari pemerintah kabupaten Barru.
Bupati Barru Suardi Saleh sudah mengetahui kedatangan para pengungsi dari Mamuju Sulbar. Suardi sudah memerintahkan Sekab Barru untuk mengidentifikasi kedatangan para pengungsi tersebut.
Menurut Sekab Barru, Abustan, AB, pihak pemkab sudah menurunkan tim untuk mengidentifikasi rombongan pengungsi korban gempa di Sulbar.
“Kami masih menunggu laporan dari tim yang akan diturunkan. Setelah itu baru bisa kita lakukan langkah apa yang perlu dilakukan sebelum memberikan bantuan kepada pengungsi itu,” kata Abustan. (udi)
