Site icon Ujung Jari

Prihatin Maraknya Kasus Bunuh Diri, KPU Tana Toraja Sebar Ratusan Spanduk Himbauan

MAKALE, UJUNGJARI.COM — Kasus bunuh menjadi fenomena luar biasa di Tana Toraja dan Toraja Utara, dan kasus tersebut perlu menjadi perhatian serius.

Pasalnya kasus mengakhiri hidup dengan cara gantung diri didominasi karena hubungan asmara, rumah tangga, dan ekonomi.

Pada periode Januari 2021, di Tana Toraja sudah tiga kasus gantung diri, demikian pula di Toraja Utara 4 kasus.

Jajaran KPU Tana Toraja prihatin dengan kondisi tersebut, bahkan Selasa hari ini, KPU menggelar aksi sosial sebagai bentuk keprihatinan.

“Kami menyebar ratusan spanduk dan stiker himbauan kepada masyarakat Tana Toraja secara saksama melakukan edukasi dan mencegah aksi bunuh diri yang marak terjadi di daerah ini,” kata Ketua KPU Tana Toraja Rizal Randa.

Menurut Rizal Randa, persoalan bunuh diri sudah sangat mengkhawatirkan didaerah ini sehingga harus ada langka konkrit segera mengatasi masalah ini.

Keluarga besar KPU Tana Toraja hadir ditengah-tengah mereka yang terbeban masalah kehidupan. Yang berperkara dengan dirinya sendiri, dan keluarga jangan  dibiarkan mereka sendirian.

“Ayo kita kolaborasi mencari solusi penyelesaiannya, sebab jika dibiarkan berapa banyak generasi muda Toraja korban gantung diri kedepan,” pungkasnya.

Diakui Rizal Randa, pencegahan dini solusi tepat atasi gantung diri dengan melibatkan tokoh agama dan tokoh masyarakat, serta stake holder lainnya melalui pendekatan keyakinan, sebab begitu kompleksnya persoalan kerap membelit kehidupan didalam keluarga sehingga perlu pendampingan. (agus)

Exit mobile version