Site icon Ujung Jari

Nurdin Abdullah Sulap Titik Nol Jadi Obyek Wisata Baru

BULUKUMBA, UJUNGJARI.COM — Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. HM Nurdin Abdullah mengapresiasi kinerja dari Bupati dan Wakil Bupati Bulukumba pada HUT-61, 4 Fabruari 2021. Termasuk dengan kolaborasi program bersama Pemprov Sulsel dan Pemerintah Pusat.

“Sesuai dengan tema HUT kali ini, yaitu Bulukumba Bersatu Bekerja Produktif di Masa Pandemi, saya harap, kita dapat terus menjunjung tinggi nilai Mali Siparappe, Tallang Sipahua (jika hanyut sama-sama terdampar, jika tenggelam sama-sama terapung). Saya kira ini petuah yang sangat sakral bagi kita semua,” kata Nurdin Abdullah di awal sambutannya.

Sebelum menghadiri puncak hari jadi. Ia berkunjung ke Bulukumba selama dua hari berkeliling melihat progres pembangunan dan meninjau potensi-potensi lain yang selanjutnya dapat dikembangkan. Kunjungan ini adalah bukti keseriusan Pemprov sebagai wakil Pemerintah Pusat di daerah untuk membangun bersama Pemerintah Kab/Kota.

Bulukumba dianugerahi banyak potensi karena berada pada 4 kawasan yaitu, dataran tinggi pada kaki Gunung Bawakaraeng–Lompobattang, dataran rendah, pantai, dan laut lepas.

Keistimewaan ini harus bisa dmanfaatkan agar, Bulukumba dapat menjadi tempat yang nyaman dan indah, serta dilengkapi berbagai fasilitas yang menjadi daya tarik investor dan wisatawan.

Penataan Kawasan Tanjung Bira dengan membangun pedestrian sepanjang 1,1 km di Titik Nol Bira yang pembangunannya sudah masuk pada tahap kedua dan telah rampung 30% sehingga ditargetkan bisa selesai tahun ini.

Titik Nol disulap menjadi obyek wisata baru memanjakan mata. Bisa jogging, naik sepeda dan olahraga rekreasi lainnya.

“Apalagi Titik Nol yang tadinya tidak terjamah, sekarang masyarakat hampir rata-rata yang datang ke Bira berkunjung ke sana dan selfie dan sebagainya. Ini harus kita viralkan supaya semakin banyak orang berkunjung ke Bira,” ajak Nurdin.

Untuk mendukung aksesibilitas menuju kawasan-kawasan wisata, Pemprov akan memberikan bantuan shuttle bus yang dapat mempermudah perjalanan para wisatawan.

Pada tahun ini, Pemerintah Provinsi kembali memberikan bantuan keuangan untuk pembangunan Pedestrian Bira Timur dan Pasar Seni dengan total anggaran sekitar Rp4,5 miliar.

Bantuan ini adalah bukti komitmen khususnya dalam meningkatkan sektor pariwisata, perhotelan, dan kuliner yang dapat menstimulasi percepatan pemulihan ekonomi.

“Ke depan akan kita tambah lagi bantuan keuangan daerah untuk penataan berbagai kebutuhan kawasan yang ada di Bira,” sebutnya. (*)

Exit mobile version