TAKALAR, UJUNGJARI–Roda pemerintahan yang terus bergerak telah menghantarkan kepemimpinan Bupati Takalar, H Syamsari Kitta memasuki tahun keempat menggerakkan sendi sendi pembangunan didaerah ini
Seiring berjalannya waktu, sebuah program yang fenomenal yang tertuang kedalam 22 program unggulan, yakni bantuan satu ekor sapi satu KK petani terus bergerak.
Setidaknya ditahun keempat SK – HD melakoni kepemimpinannya untuk tahun 2020 Pemkab Takalar telah mengembangbiakkan 250 ekor sapi di kandang milik pemerintah desa Pa’rapunganta, kecamatan Polongbangkeng Utara dan Tahun ini, Pemkab Takalar akan memperadakan 500 ekor sapi untuk dikembangbiakkan di sejumlah kandang milik pemerintah.
” Kita tetap konsisten dengan program bantuan sapi dan kita akan distribusikan sapi ini ke desa Massamaturu, kita akan bikin nota kesepahaman untuk merawat ini sapi. Dan nanti anaknya akan menjadi hak yang kelompok memelihara, sedangkan indukannya akan dikembalikan ke pemerintah untuk kemudian digulirkan lagi ke kelompok petani ternak lain yang belum mendapatkan bantuan,” Urai Bupati Takalar, H Syamsari Kitta.
Usai membagikan secara langsung lebih tiga ribu sapi kepada warga lewat kelompok tani dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, kini Bupati Takalar mulai menjalankan inovasi baru. Syamsari pun melirik Kecamatan Polongbangkeng Utara (Polut) sebagai lokasi pengembangbiakan sapi.
Dengan kondisi geografis dan sumber daya alam yang baik, Kecamatan Polut akan menjadi pusat pengembangbiakan sapi milik pemerintah di Takalar.
” Olehnya itu kita butuh kerjasama masyarakat untuk memelihara dan mengembangbiakkan sapi sehingga potensi mendongkrak pendapatan masyarakat dapat terwujud,” kata H Syansari.
Salah satu desa yang akan mendapatkan kuota pengembangbiakan yakni Desa Massamaturu yang lokasinya dikelilingi oleh perkebunan tebu milik PTPN. (Ari Irawan)
