MAKALE, UJUNGJARI.COM–Hari kedua berkantor, Bupati dan Wakil Bupati Tana Toraja Theofilus Allorerung-Zadrak Tombeg menghadiri rapat evaluasi dan pemaparan rencana kerja anggaran (RKA) tahun 2021. Rapat yang dihadiri seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) itu berlangsung di gedung Tammuan Mali, Senin (2/3).
Theo didampingi Wakilnya Zadrak Tombeg menegaskan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tidak bisa sejalan dan kerja sama bupati dan wakil bupati dipersilakan mundur dari jabatannya.
Menurut Bung Theo, program kerja semua OPD hendaknya jelas dan terukur hasil akan dicapai. Itu sebabnya Kepala OPD harus mampu menjelaskan dan memaparkan akan dicapai program tersebut. Pasalnya sudah ada pendelegasikan kewenangan ke pimpinan OPD menyusun rencana program kerja sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi).
Meskipun kadis dan Kepala Badan mampu meyakinkan Bupati dan Wakil Bupati program kerjanya, namun jika dinilai tidak bermanfaat, boleh jadi program dialihkan dengan kegiatan baru sesuai kebutuhan masyarakat.
Theo meminta pejabat menunjukkan prestasinya dan berkinerja baik dengan tugasnya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).
“Jangan hanya karena tidak senang Bupati dan Wakil Bupati lantaran beda pilihan sehingga tidak serius bekerja. Untuk itu kami memastikan melalui evaluasi dan pemaparan rencana kerja anggaran (RKA) tahun 2021 semua OPD serius bekerja,” terang Theo.
Ditambahkan Wabup Zadrak Tombeg, dirinya ingin memastikan pelaksanaan program kerja OPD lebih terarah Wakil Bupati turun lapangan memantau realisasi dan proggres dicapai.
“Ini kami lakukan agar RKA masing-masing OPD pelaksanaannya lebih mudah dan terarah sesuai kebutuhan daerah dan masyarakat. Saya akan banyak jalan memantau kinerja OPD untuk kemajuan daerah ini,” kata Zadrak. (agus).
