PAREPARE,UJUNGJARI–Komandan Kodim 1405 Mallusetasi Letkol Czi Arianto Wibowo bersama Kapolres parepare AKBP Welly Abdillah meninjau langsung lokasi pekuburan covid-19 di belalangnge kelurahan lemoe kecamatan bacukiki kota parepare provensi sulawesi selatan.
Kedua pejabat, TNI Polri di wilayah teritorial, dan wilayah hukum parepare didampingi camat bacukiki Saharuddin tiba dilokasi pekuburan husus pemakaman covid-19 hanya berselang satu jam setelah ada laporan masyarakat adanya kuburan covid-19 terbongkar.
Peristiwa yang cukup mengejutkan itu diketahui pada jum’at 12 Maret 2021 sekitar pukul 15.10 Wita, dari empat jenasah hilang di Pekuburan Covid 19 belum diketahui siapa pelaku pencurian jenasah tersebut.
Muh.Tang, umur 32 Tahun sebagai Ketua RT 2 Rw 4 yang setiap harinya berada disekitar pekuburan tukang membeton Kuburan covid Kaum Kristiani yang pertama melihat adanya papan Peti Jenasah yang terbongkar dan naik diatas
kuburan sehingga curiga ada hal yang aneh, namun mengaku tidak pernah melaporkan kepada Lurah karena menurutnya, itu tugas dari Lingkungan Hidup. Klip M Tang.
Kepala Puskesmas Lemoe drg Supriani saat menerima Informasi dari masyarakat setempat bahwa adanya beberapa kuburan Covid-19 yang telah terbongkar menindak lanjuti peristiwa tersebut keatasan. “Saya sudah laporkan hal itu kepada ibu lurah dan camat.” singkat
Camat Bacukiki Saharuddin saat berada dilokasi kuburan mengakui sudah melaporkan kepada Asisten Pemkot Parepae, selanjutnya bersama Forum Koordinasi Kecamatan dan Lurah Lemoe, mengecek Kelokasi.
Dia menambahkan, “Ada 4 Kuburan yang terbongkar itu sudah tidak ada jenasah sebab lubang kuburan itu sudah sampai kedalaman dasar.
Sementara yang 3 hanya sebatas longsor itu masih diidentifikasi oleh pihak Ligkungan Hidup dan Tim TGTPP Covid-19 Kota Parepare, termasuk Identitas Jenasah yang kuburannya terbongkar hingga kedalam dasar masih diidentifikasi dengan pencocokan data yang ada di Rumah sakit dan dinas sosial kota parepare.
Kadis sosial kota parepare Hasan Ginca ketika dihubungi belum berhasil, nomor hand pone miliknya tidak ada jawaban.
Kejadian tersebut masih dalam Penyelidikan pihak Polres Parepare dan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTPP) Covid 19 Kota Parepare. Pinta.(Mup).
