MAKALE, UJUNGJARI.COM — Kader Golkar Tana Toraja, melampiaskan ketidakpuasannya terhadap kinerja panitia Musda dengan menyegel kantor Golkar Tana Toraja, Rabu (7/4) sore.
Penyegelan dilakukan lantaran Plt Golkar Tana Toraja Lukman B. Kady, dinilai berkinerja buruk, sebab bukan jadi penengah dan penyejuk diantara faksi internal kader Golkar, bahkan ditengarai berpihak.
“Ini dibuktikan selama proses persiapan Musda, tidak semua pengurus harian DPD II Partai Golkar diundang pleno, sehingga kebijakan panpel Musda banyak yang overlap dengan aturan internal Golkar,” kata Randan Sampetoding, ketua AMPG Tana Toraja.
Legilslator Tana Toraja ini pun bertindak tegas dengan melakukan penyegelan kantor Golkar Tana Toraja. Ia menilai panitia Musda tidak profesional dan terkesan penuh rekayasa dan menguntungkan salah satu calon ketua.
“Karena itu, untuk mencari solusi sekaligus penyegaran para pengurus dan kader, Musda harusnya ditunda,” pungkas Ketua AMPG Tana Toraja.
Ditambahkan kader Purwanto, penyegelan kantor Golkar dilakukan bentuk kekesalan kami kepada panitia Musda, sehingga pintu kantor Golkar kami pasang rantai dan gembok dengan tulisan disegel.
Partai Golkar milik semua kader dan kantor ini rumah kita bersama. Anehnya kantor Golkar digunakan orang mengaku kader namun tidak merangkul semua pengurus.
“Selama Plt Lukman B. Kady tidak membuka ruang konsolidasi, agenda Musda kantor Golkar Tana Toraja harus tetap disegel,” tegas Purwanto. (agus)
