Site icon Ujung Jari

KPPN Parepare Realisasi April 2021, Dana APBN Terserap Rp 424,6 M

PAREPARE,UJUNGJARI–Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Kota Parepare sebagai Kuasa Bendahara Umun Negara (BUN) di Daerah mengelola pagu Dana APBN Tahun 2021 dan 
Transfer Ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) sebesar Rp.1.829.399.638.000,- sampai dengan bulan April 2021 telah teserap Dana APBN sebesar Rp.424.632.158.130,- atau 23,21%, dari pagu Dana, 

Wilayah kerjanya KPPN Parepare meliputi lima Kabupaten/Kota yaitu, Kota Parepare, Kabupaten Barru, Pinrang, Sidrap dan Kab.Enrekang atau disebut juga dengan Istilah se- Ajatappareng, dengan jumlah 111 (seratus sebelas) Satuan kerja (Satker) termasuk Satker tersebut.

KPPN Parepare sebagai Pengelola Penyaluran Dana Alokasi Khusus Fisik dan Dana Desa dengan pagu Anggaran sebesar Rp.820.004.058.000,- yang terbagi lima Pemerintah Daerah Kab/Kota yang terdiri dari untuk Pagu DAK Fisik sebesar Rp.512.838.902.000,- dan Dana Desa 

untuk empat Kabupaten sebesar Rp.307.165.156.000,- Untuk Dana Desa telah salur untuk 4 Kabupaten yaitu Kab.Barru, Kab.Pinrang, Kab.Sidrap dan Kab.Enrekang sebesar Rp.110.729.775.800,- atau 36,05%,-dari pagu Dana Desa.

Dari lima kab/kota, untuk Kota Parepare tidak mempunyai Dana Desa dalam pelaksanaan penyaluran APBN 2021 KPPN Parepare telah berkoordinasi dengan 
seluruh Satuan Kerja dan Pemerintah Daerah dalam bentuk Sosialisasi, Bimtek dan Focus Group Discussion (FGD) dengan metode daring atau Zoom Meeting membahas dan mendorong percepatan penyaluran dana APBN Tahun 2021 untuk segera direalisasikan anggarannya oleh Satker dan Pemerintah Daerah.

Kepala Seksi Bank KPPN Parepare Suratman, SE menyatakan bahwa realisasi anggaran hingga April 2021 dengan pagu anggaran Kementerian Negara/Lembaga sebesar Rp.1.829.399.638.000,- realisasi belanja dan TKDD sampai dengan bulan April 2021 Rp.424.632.158.130,-(23,21%), yang .terdiri dari pagu belanja pegawai Rp.709.693.114.000,-realisasi Rp.231.234.021.017,-(32,58%) Pagu belanja barang Rp.262.590.855.000,-, realisasi Rp.73.993.026.232,-.(28,18%), Pagu belanja modal Rp.30.102.411.000,-, realisasi Rp.5.461.135.081,-(18,14), Pagu belanja bantuan sosial Rp.7.009.200.000,-, realisasi Rp.3.214.200.000,-(45,86%) dan Pagu Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) sebesar Rp.820.004.058.000,-, realisasi Rp.110.729.775.800,-(13,50), 

Sementara yang terdiri dari pagu DAK Fisik dan Dana Desa untuk lima Kabupaten/Kota masing masing sebagai berikut:.Untuk Penyaluran DAK Fisik tahun 2021 pada lima Pemda sampai dengan bulan April 2021, dengan pagu sebesar Rp.512.838.902.000,- realisasi masih nihil, sedangkan Dana Desa empat kabupaten dengan Julmah Desa sebanyak 289 dengan Pagu Dana sebesar Rp.307.165.156.000,- telah salur sebesar Rp110.729.775.800,- atau 36,05%masing-masing untuk Kab.Barru (40 Desa) dengan pagu Rp.53.277.341.000,-, realisasi Rp19.894.588.600,-(37,34%), Kab.Pinrang (69 Desa) Pagu sebesar Rp.70.223.930.000,- realisasi sebanyak 67 Desa Rp.22.891.180.800,-(32,60%),Kab.Sidrap (68 Desa) Pagu Rp.67.713.321.000,- realisasi Rp.25.916.480.800,-(38,27%) dan Kab.Enrekang (112 Desa) pagu Rp115.950.564.000,-realisasi Rp.42.027.525.600,-(36,25%),

Dana Desa tersebut yang penggunaanya masing-masing untuk Dana Desa Non, Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dan Pendanaan Covid-19 yang ada Di Desa.

Lebih lanjut Suratman mengatakan bahwa realisasi APBN sampai dengan bulan April 2021 sebesar Rp. 424.632.158.130, merupakan belanja APBN ditransfer ke Daerah dan Dana Desa, dimasa pandemi Covid-19, realisasi APBN dan TKDD tersebut sebagian untuk pendanaan 
Penanganan Covid-19, Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN). dan untuk menggerakan sektor UMKM serta untuk Tunjanjan Hari Raya (THR) tahun 2021 di wilayah se- Ajatapareng.(Mup).

Exit mobile version