Site icon Ujung Jari

Honor Belum Dibayar, Guru Kontrak Mengadu Ke Legislator JRM

MAKALE, UJUNGJARI.COM — Guru kontrak SD yang mengajar di kecamatan Mappak Tana Toraja mengadu ke legislator komisi E DPRD Provinsi Dulsel John Rende Mangontan (JRM).

Mereka curhat saat reses JRM di Mappak, Rabu pekan lalu. Mereka menyampaikan bahwa sudah enam bulan gajinya belum dibayarkan.

Arianto Pappang guru kontrak SD Kristen Tanete, kelurahan Kondo Dewata menyampaikan keluhannya ke JRM.

Ia menyampaikan bahwa honornya harus dibayarkan Pemda Tana Toraja masa pemerintahan bupati- wakil bupati Nico-Victor (Nivi) terhitung enam bulan dari total 12 bulan 2020, sebesar Rp1.500.000 perbulan sesuai SK.

Namun kenyataannya 6 bulan dibayarkan hanya Rp 1.180.000 perbulan. “Tidak jelas alasan pemotongan tersebut,” ungkap Arianto.

Keluhan serupa diterima JRM dari guru kontrak Yohanis Bongga, mengajar di SD Kristen Kadundung, Lembang Tanete.

Ia mengaku heran honor yang diterimanya hanya 6 bulan, tapi tak sesuai lagi dengan SK. “Kami bersyukur bapak JRM reses kali ini, mohon dikawal pak,” singkat Yohanis.

Mendengar keluhan itu, JRM sangat prihatin. Ia mengatakan, keluhan guru kontrak akan segera dikomunikasikan dengan pihak pemerintah kabupaten Theo-Zadrak (The-Za) meski diluar kapasitasnya.

JRM mengatakan, sebagai Legislator sudah menjadi kewajibannya memperjuangkan hak hak masyarakat.

“Meskipun SD itu kebijakan Pemkab Tana Toraja bukan Pemprov, tapi tetap saya coba sampaikan ke Pemkab,” terang Ketua Bapera Sulsel ini. (agus)

Exit mobile version