MAKALE, UJUNGJARI–Bupati Tana Toraja Theofilus Allorerung, Selasa (28/5) lantik pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Deskranasda) Tana Toraja periode 2021-2026, diketuai Yariana Somalinggi, dan Wakil Ketua dr Erni Yetti Riman, diaula kantor Bupati, Jl Pongtiku, Pantan, Makale.
Pelantikan dihadiri Wakil Bupati, Zadrak Tombeg, Kepala OPD, Perwakilan Pengrajin, Praktisi dan penggiat UMKM Tana Toraja, tetap mematuhi prokes.
Theo berharap pengurus Deskranasda baru segera bekerja mencari peluang usaha kerajinan potensi lokal yang ada.
Demikian pula meningkatkan etos kerja lebih profesional, sehingga kedepan Dekranasda Tana Toraja organisasi yang solid, kreatif dan inovatif.
“Kita punya bahan baku bambu yang melimpah, bagaimana para pengrajin manfaatkan dan kelola bahan baku yang ada. Tugas Dekranasda memfasilitasi produk kerajinan, sehingga bernilai jual lebih tinggi, dan diproduksi dalam jumlah besar,” ujar Theo.
Mantak Kepala Inspektorat Sulsel ini mengajak Dekranasda melihat peluang yang ada, seperti di objek wisata Burake. Pengrajin terus berinovasi membuat miniatur patung diyakini menjadi salah satu pendapatan para perajin.
Apalagi Tana Toraja didukung pasar seni, tentu dengan memanfaatkan pangsa pasar sebagai media kerja edukasi pemuda-pemudi kreatif yang ingin belajar tentang kerajinan maupun seni. Tentunya Deskranasda fasilitasi para perajin dan seniman manfaatkan peluang yang ada.
Menurut Theo, bersaing dipangsa pasar mutu dan kualitas produksi ditingkatkan, apalagi akan bermunculan perajin baru Tana Toraja mendorong pemulihan ekonomi secara bertahap dimasa pandemi ini.
Kesempatan itu Bupati Theo juga melantikan Pengurus Kelompok Kerja Bunda PAUD Tana Toraja diketuai oleh Erni Yetti Riman.
Dijelaskan Theo, pendidikan sejak dini bagi anak-anak tugas PAUD sekaligus mengajarkan bagaimana menjalin komunikasi baik yang harmoni baik didalam keluarga, sebab akan membawa dampak positif masyarkat disekitar kita (agus).
