GOWA, UJUNGJARI.COM — Ketua Lembaga Pemerhati Anak (LPA) Kabupaten Gowa Hasniaty Hayat mengatakan pihaknya kini melakukan assessment (penilaian) tentang kasus kekerasan anak (bocah Asmika Putri, 6 tahun) dan bakal siapa calon pengasuh korban pasca kejadian.
Dikonfirmasi, Sabtu (11/9/2021) via pesan WhatsApp, Hasniaty mengatakan, pihaknya tengah mencari tahu siapa keluarga terdekat yang akan mendampingi korban setelah keluar dari Rumah Aman nantinya.
” Setelah Asmika keluar dari rumah sakit, kami akan amankan dulu di Rumah Aman sambil memulihkan psikologi anak tersebut. Saat ini kami telah mendatangi beberapa keluarga dekat dari ibu dan bapak korban karena kami tidak ingin salah dalam pengasuhan anak tersebut selanjutnya. Prinsip kami adalah bagaimana melindungi anak ini, ” jelas mantan anggota DPRD Gowa ini.
Dikatakan Hasniaty, saat ini LPA melakukan assessment bersama jajaran Dinas PPPA Gows ke rumah korban dan keluarga korban di Lembang Panai, Kelurahan Gantarang, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa Jumat (9/9/2021) lalu.
Dalam kegiatan tersebut, dirinya telah bertemu nenek korban yakni Mida. Mida adalah ibu dari HA alias Acce, Ibu Asmika. Namun setelah melakukan pembicaraan dengan Mida, LPA menilai Mida sangat tidak bersyarat untuk mengasuh Asmika karena dinilai fisiknya tidak memadai untuk menerima tanggung jawab mengasuh Asmika. Selain itu kata Hasniaty Mida tidak bersyarat lantaran saat ditanya, banyak jawabannya tak sesuai fakta.
” Kami saat ini sangat berhati-hati memilihkan pengasuh bagi Asmika. Apalagi setelah kami assessment ke keluarga, kami melihat ada indikasi saling berebut untuk pengasuhan. Kami kuatir, justru korban dieksploitasi. Untuk sementara kami lakukan pengasuhan ini, tapi tetap kita pikirkan kelanjutannya. Terkait Bayu, salah satu paman korban yang selama ini mendampingi korban selama di rumah sakit, kami nilai bagus namun dari pihak keluarganya terlihat protektif, sehingga masih juga jadi pertimbangan, ” ungkap Hasniaty.
Terpisah, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten Gowa Kawaidah Alham yang dikonfirmasi, Sabtu (11/9/2021) siang mengatakan untuk sekarang Asmika masih dirawat rumah sakit dalam kondisi pemulihan pasca operasi mata.
” Ananda Asmika sampai saat ini masih dalam pengawasan. Untuk pengasuhannya nanti, kami sementara mengassessment keluarga terdekatnya dan akan tetap memeriksakan dulu di dokter psikiater untuk kejiwaan mereka. Khusus Asmika, kalau sudah keluar dari rumah sakit maka langsung kami antar ke Rumah Aman milik Pemkab Gowa yang dikelola oleh Dinas PPPA Gowa melalui UPT-nya. Rumah Aman ini dikelola oleh Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak, ” jelas Kawaidah sembari mengatakan untuk sementara Rumah Aman mengasuh dua orang anak.-
